Beranda News Bogor Raya

Soal Dana Hibah Pariwisata, Kopma GPII Tantang Disparbud Transparan

LIPUTANBOGOR.COM – Pengurus Daerah Korps Mahasiswa (Kopma) Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Bogor menggelar aksi unjuk rasa, di Depan Kantor Disparbud Kota Bogor untuk mempertanyakan tidak transparannya Disparbud dan Balaikota Bogor terkait Dana Hibah Pariwisata, Jumat (15/1).

Ahmad Fajrul, Korlap Aksi mengatakan sebelum melakukan aksi ini, kami melakukan langkah persuasif dengan mengirimkan surat permohonan data kepada Disparbud Kota Bogor.

“Kami meminta transparansi Disparbud Kota Bogor kemana saja aliran dana hibah pariwisata tersebut, siapa saja restoran, cafe dan hotel yang mendapatkan,” ujar Faiz sapaan akrabnya.

Baca:  Pesta Rakyat di DPRD Kota Bogor Dikeluhkan Warga

Namun, lanjutnya, balasan yang diberikan Disparbud sangat jauh dari harapan.

“Mereka (Disparbud) tidak memberi jawaban siapa saja yang mendapatkan hibah tersebut, padahal anggarannya saja sudah digelontorkan kepada resto dan hotel, kok masih tertutup soal siapa aja penerimanya, aneh,” ungkapnya.

Tentu hal ini, kata Faiz mendorong kecurigaan publik, karena seperti ada upaya menutupi agar publik tidak tahu siapa saja yang mendapatkan.

“Ada apa sebenarnya, kenapa sulit sekali mengungkap data itu yang memang harusnya transparan, jika begini publik menjadi curiga,” tuturnya.

Baca:  Kapolsek Rancabungur Lakukan Sosialisasi Program PKH dan BPNT kepada Masyarakat

Faiz melanjutkan, melalui aksi ini, pihaknya menantang Disparbud buka-bukaan di depan publik di depan para jurnalis yang ada.

“Jangan buat publik semakin curiga, semua akan terus mengawal jika Disparbud terus tertutup,” kata Faiz.

Ia juga mendorong Kejaksaan untuk segera turun memeriksa dan mengawal dana hibah pariwisata tersebut.

“Jika belum ada tindakan dari Disparbud, kami akan segera malakukan aksi selanjutnya di Kejaksaan Negeri Kota Bogor untuk mendorong dan mendukung Kejaksaan negeri Kota Bogor memeriksa dan mengawal Dana Hibah Pariwisata di Kota Bogor,” pungkasnya. (Dzik)