LIPUTANBOGOR.COM – Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2025 dengan tema “Sejuta Ekspresi Senyum Disabilitas”, Yayasan Sosial Kreatif Mandiri menggelar acara lomba mewarnai khusus untuk anak-anak penyandang disabilitas.
Kegiatan ini berlangsung meriah di Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor, pada Minggu (27/7) sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Acara lomba mewarnai tersebut dibagi menjadi tiga kategori, yakni kategori pemula, pra-remaja, dan remaja. Sebanyak 80 peserta difabel dari berbagai wilayah di Kota Bogor turut ambil bagian, menunjukkan semangat dan kreativitas mereka lewat warna-warna ceria di atas kertas gambar.
Tak hanya lomba, acara juga dimeriahkan oleh penampilan spesial dari para anak-anak difabel yang membawakan tarian tradisional dan pembacaan puisi, yang berhasil menyentuh hati para tamu undangan dan penonton yang hadir.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan instansi penting di Kota Bogor. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Atep Budiman, perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Erfan, serta dari RSUD Kota Bogor yang diwakili oleh Humas, Tyas Raisa dan tamu undangan lainnya.
Perwakilan dari Sosial Kreatif Mandiri, Sri Rahayu menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan seperti ini, anak-anak difabel semakin diterima dan dihargai keberadaannya oleh masyarakat luas.
“Kami ingin mengangkat semangat dan potensi anak-anak difabel, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa mereka memiliki hak yang sama untuk berekspresi dan berkarya,” ujar Ayu pada Minggu (27/7).
Ayu juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi penerimaan sosial anak-anak difabel di ruang-ruang publik dan pendidikan.
Semangat para peserta dan dukungan dari berbagai pihak menjadikan acara ini bukan sekadar lomba, tetapi juga perayaan atas keberagaman dan inklusivitas di Kota Bogor.
Kegiatan ini pun ditutup dengan pembagian hadiah dan bingkisan untuk seluruh peserta, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan keberanian mereka dalam berkarya.(D2N)





