LIPUTANBOGOR.COM – Walikota Bogor, Bima Arya di dampingi Kapolresta Bogor Kota, Dandim 0606 dan ratusan personil gabungan resmi menutup akses jalan Otista atau Jalan Otto Iskandardinata dalam rangka revitalisasi jembatan hingga akhir Desember 2023.
” Malam ini resmi kita tutup jalur ke Jembatan Otista, dan semua petugas sudah standbye di posisi masing-masing, dengan konsep yang sudah di sosialisasikan sebelumnya,” ungkap Bima dihadapan media pada Senin (1/5/23) malam.
Walikota Bogor meminta harus ada yang stanbye piket 24 jam selama satu Minggu dan ini harus ada dari semua unsur didalamnya termasuk warga. Dia mengatakan, dalam hal ini siskamling harus di aktifkan yang sudah di sepakati.
“Tentu kita antisipasi ada kebutuhan penyesuaian di lapangan. Saat ini semua berjalan dengan skenario, namun kita juga terbuka untuk penyesuaian apabila memang di butuhkan di lapangan,” terangnya.
Selain itu, dibeberapa titik pengalihan yang sudah disepakati, ada 3 titik utama yang di alihkan. Pertama di Otista, Amaris dan Jalan Suryakencana.
” Terkait ntuk lahan warga yang terdampak pembangunan revitalisasi jembatan Otista ini sudah di bebaskan sejak tahun 2019.
Kita sudah berkolaborasi, bahkan ada rencana untuk penyusunan 4 pintu masuk ke kebun raya Bogor. Jadi, kemungkinan mengaktifkan pintu lain termasuk pengalihan tempat parkir kunjungan ke Kebun Raya Bogor ( KRB ),” pungkas Bima.(D2N)





