Bogor – Jaringan Mahasiswa Kota Bogor (JMKB) mendesak Walikota Bogor mencopot Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) karena diduga melakukan pembiaran terhadap Alfamidi di Jl Achmad Adnawijaya yang tidak berizin.
Kordinator JMKB, Rendi Putra mengatakan semakin banyaknya minimarket di Kota Bogor menjadi perhatian serius karena diduga banyak yang bodong atau tak berizin.
“Minimarket di Kota Bogor semakin bertambah dan diduga banyak yang bodong seperti Alfamidi yang belum lama buka di Jl Achmad Adnawijaya, dimana peran pengawasan Disdagin Kota Bogor?,” ujarnya kepada Wartawan (29/4).
Ia menyayangkan atas peran Disdagin Kota Bogor yang dirasa kurang maksimal terhadap pengawasan minimarket di Kota Bogor bahkan diduga adanya pembiaran.
“Seharusnya Disdagin bergerak dan tegas menegakkan aturan yang berlaku, jangan dibiarkan pengusaha nakal memiliki tempat di Kota Bogor,” ungkapnya.
Ia meminta Walikota Bogor melakukan evaluasi besar terhadap jajaran Disdagin Kota Bogor dan meminta Kepal Disdagin mempertanggungjawabkannya.
“Walikota Bogor harus tegas, copot Kepala Disdagin yang bertanggung jawab atas hal tersebut,” tegasnya.
Pihaknya mengaku akan segera turun ke jalan bersama elemen lain bila tidak ada reaksi dari Walikota Bogor.
“Jika tidak ada respon, kami akan turun ke jaln menuntut penegakan hukum dan pencopotan Kepala Disdagin Kota Bogor,” tandasnya. (Dzik)





