Beranda News Bogor Raya

Apresiasi Bagi Pejuang Sampah di HPSN 2022, DLH Kota Bogor Berikan Hadiah

LIPUTANBOGOR.COM – Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang digelar di parkiran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bogor berlansung menarik dan penuh antusias para petugas sampah, jauh lebih baik dari HPSN sebelumnya.

“Kategori seperti sortiran atau pemilah sampah terbaik. Pada tahun 2022 sebelum masuk bank sampah. Bank Sampah Rangga Mekar terbaik. Kini berjalan tujuh tahun lalu,” kata Ketua Bank Sampah Kelurahan Rangga Mekar Bogor Selatan, Heri Haryanto pada wartawan Sabtu (26/3/2022) siang.

Menurutnya, HPSN yang dipusatkan di depan kantor DLHK Kota Bogor, mendorong para peduli sampah dapat bekerja lebih maksimal lagi. Mengingat ada perhatian tersendiri dari DLHK berupa pemberian hadiah dan piagam serta uang tunai.

Baca:  Kota Bogor Gencarkan Vaksinasi Booster Bagi Masyarakat

“Kita dikasih rezeki dan amanah dari Kementerian lingkungan hidup dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Wahana Widya Karya yang dikembangkan sejak tahun 2017,” kata Heri.

Menurutnya, Kementerian lingkungan hidup, tengah mengembangan wanawiyata Widyakarya. Sebagai tempat edukasi dan pelatihan bagi warga Kota Bogor untuk dapat pelatihan dan pengelolaan sampah yang baik sebelum masuk bank sampah.

Pemkot Bogor tengah mengembangkan kelurahan kelurahan untuk membangun bank sampah. Sasarannya untuk membantu baik masyarakat maupun DLHK untuk mengurangi sampah sesuai harapan.

“Semua kelurahan sudah berjalan hanya saja kategori baik masih tergolong sedikit. Kini kita mengembangkan dengan Pos Pandai. Pos itu bertujuan untuk memilah sampah sejak awal. Sampah kertas, plastik dan logam misalnya akan dipilah pilih secara cepat dari sumbernya,” kata Heri.

Baca:  Sesosok Mayat Terapung di Sungai, Warga Kampung Semplak Geger

Menurut Heri Haryanto, pos Pandai merupakan alat dan inovasi yang sederhana terbuat dari kayu bekas untuk memilah sampah plastik logam dan organik lain. Sasaran yang diharapkan untuk mengedukasi warga. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa paham bahwa sampah itu ada yang bermanfaat dan dapat menghasilkan uang, setelah dipilah dan dipilih.

“Pak Deni Wismanto akan mengembangkan pos pandai itu di beberapa tempat dan ada bantuan dari BJB. Ada perusahaan lain yang akan membantu warga dan dibuat satu titik di setiap RT,” kata Heri.

Baca:  Aliansi BEM se-Bogor Raya Gelar Aksi Evaluasi 1 Tahun Pemkot Bogor, Soroti Pengangguran hingga Utang RSUD

Dikatakan, Pos Pandai ini bisa menjadikan keluarga bahagia karena dikelola bersama dan dikoordinir oleh RT dan bisa melaporkan ke pihak bank sampah bila sudah penuh. Karena menurutnya dalam waktu dekat ini, akan dibangun sekitar 33 titik pos pandai di seluruh kota Bogor.

“Apalagi sasaran berikutnya Pemkot Bogor ingin dapat Adipura. Kedepan pengangkutan sampah akan disesuaikan dengan warna yang disepakati. Misalnya Senin warna kuning untuk angkutan sampah dan hari berikutnya warna apa dan seterusnya,” tegas Heri. (D2N)