Beranda News Bogor Raya

Bank BRI Desa Gandoang Diserbu Pendaftar Bantuan UMKM

LIPUTANBOGOR.COM- Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Desa Gandoang Kecamatan Cileungsi diserbu para calon penerima bantuan UMKM, Kamis (27/10).

Salah satu pekerja BRI bernama Arif mengaku keteteran melayani para calon penerima bantuan.

“Jujur saya merasa lelah melayani mereka karena ga biasanya rame kaya gini, warga terus berdatangan secara bergantian,” ungkapnya kepada Liputan Bogor saat diwawancarai.

Ia juga mengatakan turut berbelas kasih kepada warga yang sudah mengurus persyaratan dan sudah lama menunggu tapi tak ada kejelasan.

Baca:  Kota Bogor Usulkan 29 Kegiatan dalam Musrenbang RKPD Jabar 2020

“Sebetulnya rasa capek saya ini terobati oleh kebahagiaan warga yang sudah dapat bantuannya, namun saya juga merasa iba kepada mereka yang sudah capek-capek urus tapi belum ada kejelasan walau sudah menunggu berbulan-bulan,” ujarnya.

Sementara, salah seorang warga penerima bantuan UMKM berinisial W menyebutkan cukup kesal dengan janji manis penyalur bantuan.

“Sebetulnya dengan adanya bantuan UMKM sebesar 2,4 juta ini sangat membantu para Pedangan Kaki Lima (PKL), namun sayangnya pencairan uang sangat lambat, katanya 3 bulan akan segera cair, tapi nyatanga saya 6 bulan baru cair,” tuturnya.

Baca:  Polres Bogor Gelar Tabligh Akbar, Istighosah dan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Ia juga menjelaskan bahwa sebetulnya jika dari awal pihak penyalur menjelaskan secara detail terkait persyaratan yg harus diajukan mungkin para pendaftar bantuan ga akan membludak di kantor BRI.

“Sebetulnya yang membuat warga berbondong-bondong datang ke BRI itu orang yang sudah lama daftar namun banyak perubahan dari persyaratan karena ketidakjelasan pihak penyalur dalam menjelaskan kepada warga yang mendaftar, katanya boleh pakai nomor rekening bank apapun, tapi setelah kita sudah siapkan rekening yang kita punya 2 minggu kemudian kita diperintahkan ganti nomor rekening dan harus rekening BRI, sehingga warga yang sudah daftar harus kembali ke kantor BRI untuk urus itu,” tandasnya. (Fir)