
LIPUTANBOGOR.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) gelar Wakerpak (Warung Kreatif Pakuan), Rabu, 2 Maret, 2022.
Kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan dan wadah terhadap potensi serta bakat para mahasiswa dalam bidang ekonomi kreatif.
Ketua Pelaksana, Raga Wahyu Di mengatakan, Warung Kreatif Pakuan memberikan sebuah solusi untuk mahasiswa atau mahasiswi menggali minat dan bakat dalam bidang seni, maupun bisnis.
“Kami mencoba mendorong mahasiswa Universitas Pakuan untuk lebih berani dalam berkreasi dalam bidang ekonomi dan seni,” kata Raga kepada wartawan.
Menurut Raga, hal ini untuk menjadi sebuah awal agar mahasiswa Unpak ini lebih percaya diri memiliki kreatifitas-kreatifitas di bidang apapun, khususnya ekonomi kreatif.
“Jangan pernah takut untuk memulai sesuatu karena sekarang kita di era digital banyak sekali yang bisa kita manfaatkan untuk bisa lebih kreatif lagi,” tambah Raga.
Senada dengan Raga, Presiden Mahasiswa Universitas Pakuan, Arief Bustanudin Azis mengungkap, kegiatan tersebut merupakan program kerja BEM – KBM Unpak dan salah satu realisasi visi-misi kabinet Harmoni Garda Caraka.
“Kita memiliki misi untuk terus menggali kreatifitas mahasiswa, namun di sini kita mengharapkan warung kreatif ini menjadi jawaban,” ucap Arief.
“Itu dia tidak punya keraguan lagi agar memangkas keraguan dia untuk menimbulkan kreatifitasnya dan tetap ada benefitnya untuk mahasiswa itu sendiri,” sambungnya.
Sementara, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Eka Suhardi menuturkan, diharapkan agar mahasiswanya tidak hanya berpikiran lurus.
Eka Suhardi juga memaparkan terkait beberapa program untuk meningkatkan bakat dan kemampuan mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan kewirausahaan.
“Maka ini menjadi puzzel yang melengkapi institusi ini untuk menyiapkan para mahasiswanya bukan hanya memiliki kompetensi yang seperti digariskan dalam kurikulum,” tutur Eka Suhardi dalam sambutannya.
“Tetapi juga ada upaya-upaya kreatif, karena yang terbaik sebenarnya adalah kita lulus jangan mencari pekerjaan, tapi membuka pekerjaan. Itu mudah diucapkan tapi tidak mudah untuk dilaksanakan,” ujarnya.( D2N )




