Beranda News Bogor Raya

Bogor Darurat Infrastruktur: Lubang Raksasa 3 Meter ‘Telan’ Badan Jalan Sholeh Iskandar!

Keterangan foto : Sebelum dan sesudah ditutup lubang raksasa dengan kedalaman sekitar 3 meter menganga tepat di tengah badan jalan, tak jauh dari lampu merah Yasmin, yang seketika melumpuhkan arus lalu lintas.

LIPUTANBOGOR.COM – Kabar mengejutkan datang dari jantung transportasi Kota Bogor. Ruas vital Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, dilaporkan ambles secara mendadak pada Jumat (13/2/2026) siang.

Sebuah lubang raksasa dengan kedalaman sekitar 3 meter menganga tepat di tengah badan jalan, tak jauh dari lampu merah Yasmin, yang seketika melumpuhkan arus lalu lintas.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB ini sontak membuat warga dan pengguna jalan geger. Pasalnya, pada pagi hari, jalur penghubung utama kawasan Yasmin–Kemang tersebut masih terpantau mulus dan bisa dilintasi kendaraan tanpa kendala berarti.

​Pantauan di lokasi menunjukkan lubang tersebut memiliki dimensi sekitar 5 \times 3,5 meter dengan kedalaman yang sangat berisiko. Keberadaan “sumur” dadakan di tengah aspal ini menjadi ancaman serius, terutama bagi pengendara sepeda motor dan kendaraan kecil yang kerap melaju kencang di jalur tersebut.

Baca:  Endang Setyawati Thohari Dorong Kader Gerindra Kota Bogor Jadi Pelopor Edukasi Konstitusi

​Anjar, seorang saksi mata yang bekerja di sekitar lokasi, menceritakan detik-detik ia menyadari bahaya tersebut saat hendak pulang kerja.

​”Pagi tadi saya sempat menyeberang dan kondisinya masih normal. Tapi pas siang mau pulang jam 12, tiba-tiba lubang itu sudah ada. Saya langsung inisiatif pasang kayu buat tanda darurat. Bahaya sekali kalau ada motor yang terperosok ke dalam,” ungkap Anjar dengan nada khawatir.

Imbas dari amblesnya jalan ini, kemacetan panjang tidak terelakkan. Antrean kendaraan dilaporkan mengular mulai dari Tugu Narkoba hingga mengarah ke Kemang. Untuk mengantisipasi kecelakaan, area tersebut kini telah dipagari dengan water barrier dan traffic cone.

Baca:  Gelar Santunan di Hari Jumat, Kost Syariah Antasena Bogor Buktikan Kepedulian terhadap Warga

​Tim PPK 5.2 Provinsi Jawa Barat di bawah Satker PJN Wilayah V BBPJN DKI Jakarta–Jabar bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor telah diterjunkan ke lokasi. Petugas kini fokus pada pengaturan arus lalu lintas serta melakukan asesmen awal untuk mencegah kerusakan jalan meluas akibat beban kendaraan berat.

Amblesnya jalan di jalur dengan volume kendaraan tinggi ini kembali memicu kritik terkait kualitas infrastruktur kota. Sejumlah pengamat menduga kejadian ini dipicu oleh degradasi struktur aspal, erosi tanah di bawah jalan, hingga sistem drainase yang tidak optimal dalam menahan beban kendaraan berat.

Baca:  Dokter Rayendra Nguriling Ngabring ke Bantarjati, Warga Antusias Sambut Program Kesejahteraan

​Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar penanganan darurat. Hingga berita ini diturunkan, para pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif dan tetap waspada saat melintas di sekitar titik perbaikan.

Investigasi menyeluruh kini dinantikan warga agar kejadian serupa tidak terulang di titik lain yang dapat mengancam nyawa pengguna jalan. (D2N)