Beranda News Nasional

Buntut Kasus Brigadir J, Masyarakat Desak Kapolri Bersih-bersih Internal

LIPUTANBOGOR.COM – Aliansi Masyarakat Cinta Polisi melakukan demonstrasi untuk meminta Kapolri segera bersih-bersih internal institusi Polri, pada Selasa (16/8/2022).

Aksi itu merespons kasus pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo alias FS yang meninggalkan rasa duka mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Bersih-bersih harus dilakukan di semua tingkatan mulai Polsek, Polres, Polda hingga di Mabes Polri,” kata Gilman Hanif, Koordinator Aliansi Masyarakat Cinta Polisi saat berdemonstrasi di depan Mabes Polri, Jakarta.

Baca:  Amankan Pengumuman Hasil Pemilu, TNI POLRI Kab. Bogor Siagakan 3000 Personil Gabungan

Menurut Ghilman, tentunya kasus tersebut berdampak pada citra Polisi sebagai penegak hukum yang selalu mengayomi masyarakat Indonesia, khususnya bagi para keluarga korban kejahatan yang dilakukan FS.

Dia menegaskan bahwa, hukum tetap harus ditegakkan di muka bumi, siapa pun pelakunya, jika sudah melakukan perbuatan melawan hukum, apalagi sampai menghilangkan nyawa orang lain.

Karenanya, kata Ghilman, hukum harus menjadi garda terdepan demi tegaknya keadilan di bumi pertiwi. Terlebih, kasus ini langsung ditangani oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Baca:  Branch Office BRI Bogor Pajajaran Layani dengan Humanis Nasabah Penerima Bantuan Pendidikan PIP Tahun 2024

“Ini menjadi bukti bagi kita semua, bahwa Kapolri tidak pandang bulu dalam menangani perkara hukum meskipun pelakunya seorang petinggi Polri,” kata Ghilman.

Oleh karena itu, Masyarakat Cinta Polisi juga mengapresiasi langkah tegas Kapolri dalam menyelesaikan kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo.

Dia juga menilai, langkah tegas Kapolri menjadi cermin bahwa, Kepolisian serius menuntaskan kasus-kasus tindak pidana, serta menunjukkan kedisiplinan aparat Kepolisian demi terciptanya penegak hukum yang berintegritas, profesional, dan transparan.

“Jika ada aparat Polisi yang membeking para mafia, kami meminta Kapolri segera mencopot oknum Polisi tersebut dari jabatannya,” tegas Ghilman.(*)

Baca:  Gempa Magnitudo 6,7 Membuat Panik Warga Jakarta Hingga Bogor