Beranda News Bogor Raya

Cawalkot Rena Da Frina Sapa Warga Cibuluh Kelurahan Kedung Badak : Zonasi dan Pendidikan Jadi Sorotan

LIPUTANBOGOR.COM – Untuk kesekian kalinya, Calon Wali Kota Bogor nomor urut 4, Rena Da Frina, yang berpasangan dengan Tedy, kembali menyapa ratusan warga di Kampung Cibuluh RW 008, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Rena Da Frina tampil dengan kelakar khasnya dan berinteraksi dengan cara yang sangat humanis, terutama saat berbicara di depan para simpatisan yang mayoritas terdiri dari kaum emak-emak. Suasana pun menjadi semakin hidup dan meriah.

Baca:  Sohib Rena For Kota Bogor: Mahasiswa, Emak-Emak, dan Generasi Z Bersatu Dukung Rena Da Frina

Rena mengajukan berbagai pertanyaan kepada warga, mulai dari harga komoditas pangan, minuman khas Bogor, slogan yang ada di Lawang Salapan, hingga nama Bhabinkamtibmas setempat dan nama jalan, yang disambut antusias dengan teriakan oleh para peserta yang hadir.

“Ini adalah kesekian kalinya saya mengunjungi Kampung Cibuluh, khususnya RW 008, untuk mendengarkan dan menampung semua keluhan warga. Keluhan yang paling sering muncul adalah masalah pendidikan dan zonasi. Sarana pendidikan serta jarak tempuh seringkali merugikan masyarakat setiap kali Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berlangsung, dan inilah yang akan kami perjuangkan,” ujar Rena, Kamis (10/10).

Baca:  Dedie Rachim Tinjau Progres Pembangunan Trase Baru dan Leuweung Batutulis

Koordinator Sohib Rena For Kota Bogor, Bayu Noviandi, juga memberikan harapannya dalam acara ini.

Ia menyampaikan bahwa kampanye yang dilakukan oleh Rena Da Frina adalah bentuk nyata kedekatannya dengan masyarakat, khususnya kaum emak-emak, yang selama ini menjadi pilar penting dalam keluarga dan lingkungan sosial.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik. Rena Da Frina adalah sosok pemimpin yang mendengarkan dan mengutamakan kepentingan masyarakat, terutama dalam hal-hal yang menyangkut kesejahteraan keluarga dan pendidikan anak-anak kita,” tutur Bayu Noviandi.(D2N)