Beranda News Bogor Raya

Direksi Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Lira Bogor Ontrog Kantor Perumda Tirta Pakuan

Sejumlah Pemuda dari Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Bogor melakukan unjuk rasa terkait dugaan pemalsuan ijazah oleh salah satu Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, pada Rabu (9/3/2022).

LIPUTANBOGOR.COM – Sejumlah Pemuda dari Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Bogor melakukan unjuk rasa terkait dugaan pemalsuan ijazah oleh salah satu Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, pada Rabu (9/3/2022).

“Kami datang ke sini untuk menyampaikan aspirasi dengan adanya dugaan temuan kami, hasil kajian kami bahwa ada indikasi dugaan pemalsuan ijazah salah satu Direksi,” kata koordinator lapangan, Riduan saat unjuk rasa di depan kantor Perumda Tirta Pakuan.

Pihaknya mengaku mempunyai bukti yang akurat berdasar penelusuran di situs Pendidikan Tinggi (Dikti). Menurutnya, saat memasukan nomer ijazah salah satu Direksi perusahaan plat merah tersebut yang muncul nama orang lain.

Baca:  Meet Cowboys 61: Sambut Mahasiswa Baru Fakultas Peternakan IPB dengan Susu Gratis dan Semangat Kekeluargaan

Atas dugaan itu, Pemuda Lira Bogor meminta Wali Kota Bogor untuk mengevaluasi jajaran Direksi Perumda Tirta Pakuan terkait indikasi pemalsuan ijazah. Jika tidak ada tindakan dari Wali Kota maka pihaknya akan membawa kasus ini ke proses hukum.

“Kami meminta kepada Wali Kota Bogor untuk menindak lanjuti, mengevaluasi jajaran dari Perumda Tirta Pakuan yang bermasalah supaya segera diganti,” ungkapnya.

Sekretaris Perusahan Perumda Tirta Pakuan, Teguh Setiadi menyatakan menghormati hak menyampaikan pendapat yang disampaikan oleh Pemuda Lira. Menurutnya, tuntutan aksi tersebut mengarah kepada personal direksi, bukan secara kelembagaan.

Baca:  GESTUR Soroti Dugaan Gratifikasi di KPU Kota Bogor, Minta Penegak Hukum Bertindak Profesional

Teguh menyatakan bahwa persoalan tersebut tidak menjadi kewenangannya. Karena itu, dia akan berkonsultasi terlebih dahulu kepada direksi yang dimaksud untuk mengambil tindakan dari Perumda Tirta Pakuan.

“Kami akan mengambil tindakan berikutnya ketika saya sudah konsultasi dengan direksi,” tegasnya.( D2N )