Beranda News Bogor Raya

DKPP Temukan Telur HE Diperjual-belikan di Pasar Anyar

drh. Wina, Telur, Pasar Anyar
drh. Wina, MA, saat melakukan pengawasan produk hewan di Pasar Anyar, Kota Bogor, Jumat (15/5/2020).

Liputanbogor.com – Tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor bersama Kementrian Pertanian dan Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BPMSPH) melaksanakan pengawasan produk hewan di Pasar Anyar, Kota Bogor, Jumat (15/5/2020). Pengawasan ini bertujuan untuk menjamin mutu dan keamanan pangan produk hewan.

“Dalam kegiatan ini ditemukan telur rebus sebanyak 129 butir dalam kondisi pecah pecah dan mengeluarkan bau yang kurang sedap,” ungkap Kepala Bidang Peternakan DKPP Kota Bogor, drh. Wina, MA, saat melakukan pengawasan produk hewan di Pasar Anyar.

Baca:  BNR Jadi Tempat Favorit Warga Ngabuburit

Dirinya menyebutan, telur tersebut diketahui milik bapak Syai yang diperolehnya dari sisa sisa telur yang dibuang di tempat sampah dan akan dibawa sebagai pakan ikan lele.

“Menurut informasi pak Syai, penjualan telur rebus terjadi pada malam hari pukul 3 malam menggunakan mobil bak terbuka dan dijual dengan harga Rp. 700 rupiah,” tambah drh. Wina.

Tim dari DKPP Kota Bogor bersama Kementrian Pertanian dan BPMSPH melaksanakan pengawasan produk hewan di Pasar Anyar, Kota Bogor, Jumat (15/5/2020).

Atas temuan tersebut, tim DPKP melaksanakan pengambilan sampel telur untuk diuji kualitasnya di laboratorium. Dari hasil pemeriksaan secara fisik telur tersebut merupakan telur HE yang direbus dan diperjual belikan.

Baca:  Samsudin: Penetapan Caleg Terpilih Tunggu Putusan Mahkamah Konstitusi

“Hal ini melanggar Permentan 32 Tahun 2017,” pungkas drh. Wina. (MSA)