LIPUTANBOGOR.COM – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor terus berkomitmen mendukung pengelolaan energi listrik dengan efisien, berkontribusi pada pertumbuhan daerah dan memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat. Salah satunya dengan terus memperkuat sinergi dengan stakeholder di wilayah, tidak terkecuali Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor.
Pada Kamis (5/12), Manager PLN UP3 Bogor, Yudho Rahadianto berkunjung ke Bapenda Kota Bogor dan bertemu langsung dengan Kepala Bapenda, Deni Hendana dalam rangka meningkatkan silaturahmi dan pembahasan agenda penting lainnya. Salah satu hal yang dibahas adalah peluang Pendapatan Daerah dari Pajak Barang Jasa Tertentu – Tenaga Listrik (PBJT-TL).
PBJT-TL menjadi peluang strategis bagi daerah untuk meningkatkan Penerimaan Asli Daerah (PAD). PBJT sendiri merupakan pajak yang dibayarkan oleh konsumen akhir atas konsumsi barang dan/atau jasa tertentu antara lain meliputi makan dan/atau minuman, tenaga listrik, jasa perhotelan, jasa parkir, jasa kesenian dan hiburan.
“PBJT-TL yang dihasilkan dari pelanggan PLN, baik rumah tangga, bisnis maupun industri diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah,” ucap Yudho Rahadianto, Manager PLN UP3 Bogor. Di sisi lain, kewenangan pengenaan pajak daerah merupakan kewenangan dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.
Demikian pula halnya dengan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang alur permohonannya dilakukan oleh Pemda melalui Dinas terkait. Sementara itu, dengan sinergi yang baik dengan Bapenda Kota Bogor kedua belah pihak berharap pengelolaan dan pemungutan PBJT-TL akan semakin efisien dan memberikan sumbangan yang signfikan bagi pembangunan yang berkelanjutan di kota Bogor.
Dalam kesempatan itu pula, Yudho mensosialisasikan tentang himbauan pembayaran listrik di awal bulan dan kemudahan pembayaran listrik melalui aplikasi canggih milik PLN yang bernama PLN Mobile. “Dengan semangat transformasi digital, PLN telah memiliki aplikasi yang memudahkan pelanggan untuk melakukan pembayaran listrik setiap bulannnya maupun pembelian token listrik,” kata Yudho.
Di tempat terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Agung Murdifi menyatakan PLN siap untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah untuk mendorong pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat melalui kinerja yang ekselen dalam bisnis ketenagalistrikan.(***)





