LIPUTANBOGOR.COM – Taman Wisata Matahari (TWM) merupakan salah satu destinasi rekreasi yang sudah tidak asing lagi di kawasan Puncak, Bogor. Tempat wisata yang satu ini telah berdiri sejak 2007. PT Taman Safari Indonesia telah mengakuisisi Taman Wisata Matahari dan menjadikan tempat wisata itu terus berbenah untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, utamanya dalam menyambut lonjakan wisatawan selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Untuk mendukung hal tersebut, Taman Wisata Matahari mengajukan penambahan daya dari semula 197 kVA menjadi 865 kVA.

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor sukses merealisasikan permohonan tambah daya Taman Wisata Matahari pada Selasa, 17 Desember 2024 yang lalu. “PLN UP3 Bogor mendukung pertumbuhan pariwisata kawasan Puncak salah satunya dengan pelayanan ekselen pada penambahan daya Taman Wisata Matahari ini. Penambahan daya dilakukan untuk mendukung kebutuhan operasional tambahan pada berbagai fasilitas wisata, termasuk peningkatan sistem kelistrikan untuk wahana permainan, area kuliner dan fasilitas pendukung lainnya,” ucap Yudho Rahadianto, Manager PLN UP3 Bogor.
Dengan penambahan daya sebesar 668 kVA, Taman Wisata Matahari diproyeksikan akan menggunakan listrik sebesar kurang lebih 80.000 kWh setiap bulannya. Proses optimalisasi pemanfaatan daya baru akan berlangsung hingga bulan Januari 2025 ini sampai tambahan daya tersebut digunakan sepenuhnya oleh Taman Wisata Matahari.
Keane Julian Rahman, Project Manager dari Taman Wisata Matahari mengapresiasi PLN atas pelayanan yang cepat dan responsif sehingga proses perubahan daya TWM dapat dituntaskan tepat waktu. “Terima kasih atas energize-nya perubahan daya dari 197 kVA ke 865 kVA, semuanya berjalan lancar, terima kasih atas supportnya, sehat selalu buat PLN,” kata Keane.
Di tempat terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Agung Murdifi menyampaikan bahwa realisasi tambah daya Taman Wisata Matahari di kawasan Puncak, Bogor merupakan wujud komitmen PLN untuk terus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Jawa Barat. Tentunya dengan suplai listrik yang andal dengan tetap mengedepankan inovasi, pelayanan prima dan aspek bisnis yang berkelanjutan.(***)





