Oleh : INTAN (Mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor)
Dulu aku sayang dia
Sebab dia selalu ada
Dulu aku suka bercerita
Sebab dia pendengar setia
Dulu aku bersuka cita
Sebab dia nyamankan jiwa
Dulu aku pilih dia
Sebab kami seiya sekata
Kini aku kecewa
Sebab dia sudah mendua bahkan mentiga
Kini aku terluka
Sebab dia sesakkan jiwa
Aku rindu kita yang dulu.
Aku rindu meski kecewa kita tetap satu.
Aku rindu kita yang dulu.
Pergi selalu bersama setiap waktu.
Wallahu’alam…





