CIAPUS — Forum Silaturahmi Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (FISA HMI-MPO) menyerahkan 200 buku saku Latihan Kader I (LK I) kepada HMI-MPO Cabang Bogor sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem perkaderan.
Kegiatan ini berlangsung di Ciapus, Kabupaten Bogor, pada Selasa (21/10/2025).
Penyerahan dilakukan oleh Senior HMI-MPO Cabang Bogor, Kanda Lutfi Azhari, kepada Kanda Sultan Icshan selaku perwakilan pengurus cabang.
Langkah ini menjadi wujud nyata sinergi antara alumni dan kader aktif dalam memperkuat kualitas perkaderan di tingkat cabang.
Menurut Lutfi Azhari, dukungan ini bukan sekadar simbol kepedulian, melainkan langkah strategis untuk memastikan kesinambungan nilai perjuangan di tubuh HMI-MPO.
“Buku saku ini bukan sekadar bahan bacaan, tetapi instrumen ideologis untuk menanamkan nilai-nilai dasar perjuangan HMI.
FISA HMI-MPO berkomitmen untuk terus berkontribusi meningkatkan kualitas kader agar peserta Basic Training (LK I) memiliki pegangan kokoh dalam memahami jati diri HMI sebagai organisasi perjuangan dan perkaderan,” ujar Lutfi melalui pesan WhatsApp, Selasa (21/10).
Sementara itu, Formatur HMI-MPO Cabang Bogor, Bhakti Setya Legawa, menyampaikan apresiasi atas dukungan konkret dari FISA HMI-MPO.
Ia menilai, bantuan tersebut memberikan semangat baru bagi kader untuk membangun sistem perkaderan yang lebih terarah dan ideologis.
“Atas nama HMI-MPO Cabang Bogor, saya mengucapkan terima kasih kepada FISA HMI-MPO atas perhatian dan kontribusinya.
Semoga dengan hadirnya buku saku ini, proses perkaderan di HMI-MPO Cabang Bogor dapat berjalan lebih baik dan melahirkan kader-kader ideologis yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan identitas keislaman dan keindonesiaan,” tegas Bhakti.
Selain untuk Cabang Bogor, FISA HMI-MPO juga berencana mendistribusikan buku saku LK I ke cabang-cabang di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten sebagai bagian dari upaya memperkuat basis intelektual dan konsolidasi kaderisasi lintas daerah.
Bhakti menambahkan, HMI-MPO harus tetap menjaga ruh perjuangannya sambil terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“HMI-MPO harus terus menjadi laboratorium intelektual dan moral yang hidup di tengah realitas zaman — adaptif terhadap perubahan, namun tetap berprinsip pada nilai Islam dan cita-cita kemanusiaan universal,” pungkasnya.
Inisiatif FISA HMI-MPO ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara alumni dan kader aktif sebagai kekuatan utama dalam menjaga tradisi intelektual HMI.
Dukungan berupa buku saku ini menjadi simbol kesinambungan perjuangan lintas generasi untuk melahirkan kader Muslim intelektual yang berkarakter, progresif, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai perjuangan HMI.





