Beranda News Bogor Raya

GAWE 2025 di Bogor: Komitmen Bersama untuk Pendidikan Inklusif

LIPUTANBOGOR.COM – Dalam semangat peringatan Hari Jadi Bogor ke-543, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) bekerja sama dengan Yayasan Diffable Action Indonesia (YDAI) kembali menggelar perhelatan Global Action Week for Education (GAWE) 2025.

Acara inklusif ini diselenggarakan di Panggung Gate 4 Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, dan dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk penyandang disabilitas, orang tua, guru, serta perwakilan instansi pemerintah.

Lebih dari dua ratus penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Kota dan Kabupaten Bogor hadir dalam acara ini. Mereka datang dari berbagai latar belakang dan kondisi, seperti daksa, rungu, netra, autisme, ADHD/hiperaktif, slow learner, speech delay, dan grahita, dengan rentang usia dari PAUD hingga lulusan SMA. Tidak hanya itu, mereka juga didampingi oleh keluarga, guru pendamping khusus, serta guru-guru dari sekolah inklusi dan Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Bogor Raya.

Baca:  Sempat Diberitakan, Ini Sanggahan Ketua SWI Bogor Raya Terkait Saham Kepemilikan Kios Jamu

Acara berlangsung meriah dan penuh semangat dengan berbagai aktivitas ramah difabel, mulai dari senam inklusi, dongeng, hingga permainan interaktif. Momentum ini menjadi ruang inklusi yang nyata, sekaligus mempertegas pentingnya pendidikan yang setara dan bebas diskriminasi bagi semua anak.

Komitmen dari Pemerintah Daerah

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Susi, dalam sambutannya menyampaikan komitmen pemerintah daerah terhadap pendidikan inklusif.

“Kami dari Dinas Pendidikan sangat mendorong dan mengapresiasi kegiatan ini. Pendidikan inklusi di Kabupaten Bogor memang menjadi fokus kami. Insya Allah, pada tahun 2026 kami berencana membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD). Kami ingin memberikan layanan pendidikan yang adil tanpa diskriminasi. Untuk PPDB tahun ini, selama usianya cukup dan berada di zona terdekat, kami terima. Kami juga menyediakan guru pendamping khusus bagi siswa inklusi,” jelasnya.

Baca:  Bermasalah, Kopma GPII Desak Bupati Hentikan Proyek Pembangunan di RSUD Leuwiliang

Lebih jauh, ia mengajak para orang tua untuk terus mendukung anak-anak istimewa agar mereka tumbuh, berkembang, dan kelak dapat mandiri.

Sementara itu, Kabid Daya Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bogor, mewakili Kepala Dinas Sosial, turut menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya pendidikan untuk semua.

“Pendidikan adalah hak dasar setiap anak tanpa terkecuali. Melalui pendidikan inklusi, kita membuka akses setara bagi seluruh peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Hari ini kita hadir dengan satu semangat: membangun dunia pendidikan yang adil, ramah, dan terbuka bagi semua,” ungkapnya.

Tanda Tangan Komitmen Bersama

Sebagai bentuk nyata komitmen bersama, seluruh peserta dari berbagai latar belakang mulai dari pengurus dan Koordinator Nasional JPPI, pejabat Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan, pengurus dan anggota YDAI, para guru, hingga orang tua  membubuhkan tanda tangan dukungan pada tiga poster besar bertuliskan “Mengawal Pendidikan Inklusif untuk Semua”.

Baca:  Bawa 50 Bacaleg Andalannya, Nasdem Kota Bogor Optimis Menang

Kegiatan Tahunan dengan Misi Nasional

GAWE merupakan agenda tahunan berskala global yang digelar oleh JPPI sebagai bagian dari gerakan masyarakat sipil dunia untuk pendidikan. Yayasan Diffable Action Indonesia, sebagai salah satu dari 30 lembaga anggota jaringan nasional JPPI, kembali dipercaya menjadi tuan rumah pelaksana di Bogor, setelah sebelumnya sukses menggelar GAWE di lokasi yang sama pada tahun 2018.

Acara ini juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk KADIN Kabupaten Bogor dan Forum UMKM Kabupaten Bogor yang telah memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan.

GAWE 2025 bukan hanya seremoni. Ini adalah langkah nyata menuju pendidikan inklusif yang menghargai keberagaman, merangkul perbedaan, dan menjamin akses setara untuk semua anak Indonesia.(***)