Beranda News Bogor Raya

Genangan Air di Jalan Sholeh Iskandar Dikeluhkan Warga, Dinas PUPR Kota Bogor Bungkam

LIPUTANBOGOR.COM – Jalan Sholeh Iskandar, tepatnya di Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanah Sareal, menjadi perhatian DPD MAPANCAS Kota Bogor dan warga sekitar, karena terdapat genangan air.

Kondisi gorong-gorong yang memprihatinkan menyebabkan genangan meluber ke jalan raya. Selain mengganggu warga yang melintas, percikan dari kendaraan yang melintas menjadi keluhan warga ketika melewati genangan ini.

Dalam Menjalankan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum RI
Nomor 12/PRT/M/2014 Bab IV pasal 31 terkait Peran Masyarakat dan Swasta dalam Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan,
DPD MAPANCAS Kota Bogor mengeluhkan pengelolaan drainase atau pembuangan massa air secara alami atau buatan di kota bogor yang semrawut menodai kinerja Pemerintah Daerah Kota Bogor dalam hal ini dinas PUPR terkait yang mempunyai wewenang dan tanggungjawab.

Baca:  Rapat Evaluasi, Bupati Bogor Minta Semua Jajajaran Bersinergi Sukseskan Pemilu 2019

Berdasarkan temuan di lapangan pihaknya Ridho Sekretaris DPD Mapancas Kota Bogor melihat langsung kondisi daerah yang tergenang air dan berbau sampai ke badan jalan.

“Di beberapa titik ini semrawut. Memakan badan jalan dan berbau tidak sedap, seperti di jalan Sholeh Iskandar Kedungbadak,” katanya kepada reporter kabarindoraya.

“Belum lagi di beberapa titik lain, kami menduga ini akibat dari pembangunan sejumlah proyek yang tidak memperhatikan Rencana Induk Drainase Kota Bogor terkait Sistem Jaringan Drainase Perkotaan;” sambungnya.

Tidak cukup sampai disitu pihaknya menuntut pemerintah kota Bogor mengambil perhatian lebih terhadap Pengelolaan Drainase untuk menjaga hak masyarakat dan lingkungan.

Baca:  Kopma GPII Bogor Desak Pemkab Batalkan Proyek Peningkatan Jalan Kandang Roda Sentul yang Menelan Anggaran Hingga 96 M

“Harus ada sikap tegas dari pemkot, karena masyarakat yang merasakan dampaknya,” cetusnya.

Berkaitan dengan adanya genangan air di jalan Sholeh Iskandar, kelurahan kedungbadak kecamatan tanah sareal, kota bogor, membuat ‘NS’ warga Cibuluh Raden Hasan RT.09/RW.08 mempertanyakan siapa yang bertanggung jawab terkait urusan tersebut, dan kepada siapa kami warga keluhkan permasalahan yang sudah lama terjadi ini. Minggu (04/10/2020)

Untuk lebih lanjut lagi, DPD Mahasiswa Pancasila (MAPANCAS) Kota Bogor menyoroti keluhan warga tersebut dengan membentuk Tim Pemerhati Pembangunan Daerah. (*)