LIPUTANBOGOR.COM – Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi bakal calon Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor untuk periode masa jabatan 2026–2031, Senin (26/1/2026).
Pengumuman ini menjadi gerbang awal bagi para kandidat untuk memperebutkan tiga posisi strategis di perusahaan daerah milik Pemerintah Kota Bogor tersebut.
Ketua Pansel, Hanafi, mengungkapkan bahwa penetapan nama-nama yang lolos didasarkan pada verifikasi ketat terhadap kelengkapan dokumen sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.
Adapun tiga jabatan direksi yang dibuka mencakup Direktur Pelayanan dan Bisnis, Direktur Administrasi dan Keuangan, serta Direktur Operasional.
Setelah dinyatakan lolos administrasi, para peserta tidak bisa bersantai. Hanafi menegaskan bahwa mereka akan segera menghadapi tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dirancang secara komprehensif. Tahapan ini bertujuan untuk menguji kompetensi teknis serta integritas para calon pemimpin secara mendalam.
”Tahapan UKK akan meliputi psikotes, ujian tertulis, penulisan makalah, presentasi, hingga wawancara. Kami ingin memastikan bahwa direksi yang terpilih memiliki kapasitas yang mumpuni untuk membawa Perumda Tirta Pakuan lebih maju,” terang Hanafi saat memberikan keterangan kepada awak media.
Demi menjamin transparansi dan keadilan, Pansel telah menyusun panduan (guidance) serta instrumen penilaian yang ketat. Hanafi menambahkan bahwa seluruh penilaian kualitatif nantinya akan dikonversi menjadi data kuantitatif melalui instrumen yang terukur. Hal ini dilakukan agar proses penilaian bersifat objektif dan seragam bagi seluruh peserta tanpa terkecuali.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lingkungan Balai Kota Bogor, antusiasme pendaftar pada periode ini cukup tinggi dengan total 34 orang.
Namun, setelah melalui proses kurasi administrasi, tercatat hanya 15 nama yang dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan perjuangan ke tahap berikutnya.(D2N)





