Beranda Bencana

Hujan Disertai Angin Kencang, Reklame dan Atap Rumah Warga Ciparigi Beterbangan

Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Ciparigi Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Kamis (10/03/22) sore, akibatnya sebuah papan reklame roboh dan atap rumah-rumah warga beterbangan, angin kencang mengakibatkan atap-atap rumah warga berterbangan hingga sejauh 5 meter, atap yang terbang kemudian menimpa rumah warga lainnya.

LIPUTANBOGOR.COM – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Ciparigi Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Kamis (10/03/22) sore, akibatnya sebuah papan reklame roboh dan atap rumah-rumah warga beterbangan, angin kencang mengakibatkan atap-atap rumah warga berterbangan hingga sejauh 5 meter, atap yang terbang kemudian menimpa rumah warga lainnya.

“Kejadiannya tadi sekitar 15.00 WIB. Anginnya kencang banget, makanya atap rumah pada terbang. Ada tiga rumah yang atapnya terbang, terus ada 3 rumah yang ketimpa atap terbang itu, jadi total ada 6 rumah yang rusak,” kata Ketua RT 03 RW 09 Kelurahan Ciparigi, Suherman, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (10/3/2022).

Baca:  Hujan Deras dan Angin Kencang di Kota Bogor, Satu Unit Angkot Naas Tertimpa Pohon Tumbang

“Ini kencang anginnya, makanya itu atap bisa sampe ke rumah saya, jaraknya 5 meter terbangnya,” tambahnya.

Angin kencang juga mengakibatkan pohon angsana yang berada di jalanan dekat kantor Pos Pomad Jalan Mandala Raya tumbang. Tak jauh dari Kelurahan Ciparigi, sebuah papan reklame setinggi 12 meter yang berada di Jalan Raya Jakarta – Bogor roboh diterjang angin kencang.

Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sekitar enam gerobak pedagang kaki lima (PKL) yang berada di bawah papan reklame rusak karena tertimpa.

Baca:  Branding Diri, IPB University Harus Mampu Gaet Kalangan Zilenial

“Alhamdulillah nggak ada korban jiwa, cuma ada beberapa gerobak pedagang yang tertimpa. Gerobak masih kosong, pedagang kan jualannya sore sampe malam. Reklame ini tingginya sekitar 12 meter,” ucap Komandan Rescue Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Diki Mutakin, saat ditemui di lokasi kejadian.

( D2N )