Beranda News Bogor Raya

Jelang Ramadan, Kuliner Pool Bis Damri Bogor Panen Rezeki, Sop Buah Umi Paling Diburu!

LIPUTANBOGOR.COM – Denting sendok dan aroma kuliner menggoda semakin ramai terdengar di area Pool Bis Damri, Jalan Raya Pajajaran, Samping Mal Botani Square, Kota Bogor, menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026.

Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di lokasi ini tengah menikmati berkah. Permintaan yang melonjak drastis, terutama untuk hidangan segar dan maknyos, membuat omzet mereka meroket.

​Fenomena ini menjadi angin segar bagi para pedagang kaki lima yang mengandalkan keramaian. Salah satu yang paling merasakan dampaknya adalah Haris, pemilik Sop Buah Umi, yang lapaknya tak pernah sepi pengunjung.

Baca:  Wapres Ma'ruf Amin Bangga Hasil Karya Kampung Batik Cibuluh Kota Bogor

Ia mengungkapkan bahwa mendekati Ramadan, daya beli masyarakat terhadap kuliner, khususnya yang menyegarkan seperti sop buah, meningkat tajam.

​”Alhamdulillah, jelang ramadan penjualan kami sudah mulai terasa peningkatannya. Kalau hari biasa, mungkin agak stabil. Tapi mendekati Ramadan, orang-orang mulai mencari yang segar-segar untuk dinikmati sambil Cucurak ,” ujar Haris dengan senyum lebar saat ditemui di lapaknya, Selasa (17/2/2026).

​Menurut Haris, peningkatan penjualan Sop Buah Umi sudah mencapai 50 persen dibandingkan hari-hari biasa. Lonjakan ini didominasi oleh pembeli yang mulai hunting untuk cucurak bareng keluarga atau sekadar menikmati kesegaran sop buah di tengah cuaca Bogor yang terkadang panas.

Baca:  Dikota Bogor, Kemenhub Lepas 15 Bus Mudik Gratis

Konsumennya pun beragam, mulai dari pekerja kantor, penumpang bus Damri, hingga warga sekitar yang sengaja datang.

​Strategi yang diterapkan Haris untuk mengantisipasi lonjakan permintaan ini cukup sederhana namun efektif. Ia memastikan ketersediaan bahan baku buah-buahan segar tetap terjaga dan menambah porsi produksi harian. Selain itu, kecepatan pelayanan juga menjadi kunci agar pembeli tidak perlu menunggu terlalu lama.

“Mungkin nanti kami juga mulai mempersiapkan beberapa menu tambahan yang cocok untuk takjil Ramadan, seperti es campur atau menu es lainnya,” tambahnya.

​Kondisi serupa juga dirasakan oleh pedagang lain di sekitar Pull Bis Damri. Penjual kopi, somay, hingga aneka minuman dingin mengaku mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan. Mereka bersiap untuk puncak keramaian yang diprediksi akan terjadi satu minggu sebelum Ramadan dan akan terus berlanjut hingga Idulfitri.

Baca:  Tukul Pelaku Utama Pembacok Siswa SMK di Kota Bogor, Diancam Kurungan 15 Tahun Penjara

​Berkah Ramadan memang selalu dinanti. Bagi para pedagang kuliner di Pool Bis Damri, momen ini bukan hanya tentang meraup keuntungan materi, tetapi juga tentang kegembiraan berbagi kelezatan dan kesegaran yang menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi bulan suci. Mereka berharap, tren positif ini akan terus berlanjut, memberikan keberkahan ekonomi bagi mereka yang gigih berjuang di tengah dinamika pasar.(D2N)