Beranda News Bogor Raya

Kadishub Kota Bogor Tanggapi Desakan Kopma GPII Soal Dugaan Korupsi di BISKITA

LIPUTANBOGOR.COM – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, memberikan tanggapan terkait desakan Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (Kopma GPII) Bogor yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan korupsi dalam pengelolaan BISKITA oleh PT. Kodjari. Dana yang dipermasalahkan diduga berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Marse menjelaskan bahwa Kopma GPII mencurigai adanya masalah pada BISKITA Transpakuan, di mana program ini berada di bawah Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, dengan PT. Kodjari sebagai operatornya.

Baca:  Kejari Kota Bogor Tahan Pegawai BRI Terkait Dugaan Korupsi Rp7,8 Miliar
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra.

“Ya, kemarin anak-anak dari GPII sebenarnya ingin menggelar demonstrasi di PT. Kodjari. Namun, karena tidak ada perwakilan dari Kodjari dan BPTJ yang bersedia menerima mereka, atas saran dari Kasat Intelkam Polresta Bogor Kota, diskusi kemudian diarahkan ke Dishub Kota Bogor,” ungkap Marse saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh media, Minggu (20/10).

Ia menambahkan bahwa karena permasalahan ini terkait internal PT. Kodjari dan pemberi kegiatan adalah BPTJ Kemenhub, pihaknya menyarankan agar masalah ini diteruskan kepada BPTJ.

Baca:  Asik Bermain Air, 3 Bocah Tertimpa Tebing Batu Dibantaran Kali Cipinang Gading

“Selama diskusi, pihak GPII juga tidak bersedia membuka detail masalah kepada kami, karena permasalahannya ada di internal PT. Kodjari. Mereka berharap pihak Kodjari dan BPTJ bersedia menemui mereka untuk mendengarkan permasalahan yang mereka bawa,” tutupnya.(D2N)