Beranda News Hukum

KB FKPPI 10.05 Kota Bogor Tegaskan Dukungan Penuh Terhadap Pengesahan RUU TNI

LIPUTANBOGOR.COM – Proses pengesahan Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) kembali memicu perdebatan hangat di kalangan masyarakat, dengan berbagai pihak mengungkapkan pro dan kontra terhadap isi serta dampak yang mungkin timbul dari undang-undang tersebut.

‎Menyikapi hal ini, PC 10.05 Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (KB FKPPI) Kota Bogor menggelar pernyataan sikap dalam rangka mendukung pengesahan RUU TNI oleh DPR RI pada Kamis, 20 Maret 2025.

‎Didampingi seluruh jajaran pengurus, Ketua PC 10.05 KB FKPPI Kota Bogor, Bambang Eko Prasetyo menyampaikan pernyaatan sikap dukungan terhadap di sahkannya RUU TNI oleh DPR RI.

Baca:  88th IFLA World Library and Information Congress 2023, Syarif Bundo : Pustakawan Harus Profesional

‎” Kami KB FKPPI 10.05 Kota Bogor dengan ini mendukung RUU TNI yang sudah di sahkan oleh DPR RI, TNI tidak ada urusannya dengan orde baru, TNI bersama rakyat yang mendukung untuk kesejahteraan. TNI bersama rakyat kuat, hidup TNI, Bravo TNI,” tegas Bambang di Mako FKPPI 10.05, Jalan Semboja, Kota Bogor pada Jum’at (28/3).

‎Menurutnya, pengesahan RUU TNI dianggap sebagai langkah penting untuk memperkuat peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara serta meningkatkan profesionalisme institusi militer.

Baca:  Gerindra Kota Bogor Dukung Penuh Pembentukan 68 Koperasi Kelurahan Merah Putih

‎” Kami berpendapat bahwa RUU ini akan memberikan dasar hukum yang jelas bagi TNI dalam menjalankan tugasnya, termasuk dalam konteks pengamanan dan penanggulangan ancaman terhadap negara,” ungkapnya.

‎Bambang menambahkan, RUU TNI ini akan memperkuat dan memperjelas tugas TNI dalam konteks pertahanan negara, sekaligus memberikan jaminan perlindungan bagi anggotanya dalam menjalankan tugas.

‎” Selain itu, RUU TNI dianggap sebagai bagian dari upaya modernisasi TNI, dengan menyesuaikan berbagai regulasi yang relevan dengan tantangan zaman dan kebutuhan pertahanan negara yang semakin kompleks,” tutupnya.(D2N)

Baca:  Diah Pitaloka Dorong Pengembangan Ekosistem Halal di Indonesia

‎

‎

‎