Beranda News Politik

Ketua KPU Kota Bogor: Partisipasi Pemilu di Kota Bogor Tinggi

LIPUTANBOGOR.COM – Ketua KPU Kota Bogor, Samsudin mengatakan, tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang di gelar KPU Kota Bogor lebih tinggi daripada KPU RI atau daerah-daerah lainnya.

“Capaian ini menjadi apresiasi bagi masyarakat kota hujan yang menginginkan proses demokrasi berjalan dengan baik serta kondusif,” kata Samsudin di sela acara media gathering KPU Kota Bogor di Sekretariat PWI Kota Bogor, Minggu (26/5/2019) sore.

Ia juga menyampaikan bahwa pemilu di kota hujan ini kondusif. Bahkan, tingkat partisipasi Kota Bogor mencapai 84 persen melampaui tingkat partisipasi nasional.

“Kita tahu tingkat partisipasi nasional adalah 81,9 persen. Pencapaian KPU Kota Bogor lebih tinggi dari daerah-daerah lain di nasional, ada bonus karena ini dibarengi kondisi-kondusif di masyarakat,” ujarnya.

Baca:  FRR Desak Kejari Usut Tuntas Kasus Korupsi di KPU Kota Bogor

Lanjut Samsudin, suasana kondusif terlihat saat keliling Kota Bogor dengan unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dan Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana. Iring-iringan melewati pasar, stasiun serta tempat lainnya, terpantau suasana sepi.

“Jalanan tidak macet dan pasar sepi. Nah, baru di tanggal 18 April setalah pencoblosan, kembali macet lagi. Ya, semua kembali lagi ke awal aktivitas,” tambahnya.

Samsudin juga menjelaskan, perihal pengumuman anggota dewan terpilih belum bisa disampaikan dikarenakan secara tahapan belum berlangsung. Kemudian setelah itu apakah ada gugatan di Mahkamah Kontitusi (MK) atau tidak.

“Sampai kemarin sore, ada satu partai di MK dari Partai Gerindra. Itu antar caleg di internal partai permasalahannya. Maksimal tanggal 4 Juli harus diselesaikan,” tuturnya.

Baca:  Siap Menangkan Jokowi, Barjab Dapil 5 Gelar Deklarasi dan Bimtek

Ia menjabarkan, meski ada sedikit ganjalan, tetapi ada juga prestasi dalam ajang pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2019, ada calon anggota DPRD Kota Bogor yang terpilih masih berusia 23 tahun dari Partai PPP dan PKB daerah pemilihan Bogor Selatan.

“Kedua anak muda itu sudah terpilih di Kota Bogor, ini semangat untuk DPRD lebih baik kedepannya. Nanti ditetapkan perolehan jumlah kursi yang didapat paling lambat tanggal 12 Agustus. Atau tiga hari setelah dibacakan keputusan,” bebernya.

Samsudin menekankan, yang beredar saat ini banyak prediksi-prediksi, meski prediksi tapi itu benar cara menghitungnya. Rekan media sudah pintar menghitung, tapi secara formal belum dapat menyampaikan hasil KPU Kota Bogor.

“Kami memohon maaf selama dua tahun dipersiapkan tahapan Pemilu 2019 hingga pencoblosan ada keluarga besar KPU Kota Bogor melakukan kesalahan. Tidak ada niat sedikitpun menutup Infomasi publik. Kami mengucapkan selamat hari raya idul Fitri 2019,” terangnya.

Baca:  Bawaslu Kota Bogor Buka Seleksi Penerimaan Pegawai, Ini Persyaratannya

Sementara Ketua PWI Kota Bogor Aritha Utama Surbakti mengatakan, proses pemilu ini luar biasa karena secara partisipasi tinggi, secara tanggung jawab sebagai penyelenggara sudah kuat. Masyarakat Kota Bogor kategori pemilih yang cerdas, faktor kota yang tidak terlalu besar mempengaruhi sehingga untuk sosialisasi lebih mudah.

“Secara kultural Kota Bogor menengah keatas dan sosialisasi pasti lebih terlihat dampaknya. Kemarin juga ada beberapa wakil dari PWI Kota Bogor masuk dalam tim sosial Pemilu 2019, membantu KPU Kota Bogor mensukseskan serta meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat,” pungkasnya. (Heri)