Beranda News Pendidikan

Kopma GPII Persoalkan Gagalnya Tender Untuk Dua SDN Dikota Bogor

KOTABOGOR,LIPUTANBOGOR.COM – Pengurus Daerah Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (Kopma GPII) Bogor sangat menyayangkan adanya gagal tender terutama pada paket SDN Pamoyanan dan SDN Cibeureum.

Sekretaris Umum Kopma GPII Bogor, Andi Robyanto mengatakan hal tersebut patut dipertanyakan dan di dipaparkan dengan transparan dan jelas oleh Kepala Bagian Pengadaan Baran dan Jasa Kota Bogor.

“Ini harus jelas dan transparan ada apa dan kenapa, karena jelas-jelas sangat merugikan dan mengkhawatirkan,” ungkapnya, Jumat (24/09).

Pasalnya, kata Andi, sebelumnya kita sama-sama mengetahui belum lama ini ada Atap ruangan SD Negeri yang roboh di tengah pusat Kota Bogor.

Baca:  ​Buka Penilaian di Bogor Tengah, Kak Denny Mulyadi Targetkan Pramuka Garuda Jadi Motor Penggerak Bangsa

“Ini merupakan evaluasi besar dan jangan sampai terjadi hal serupa di kemudian hari, oleh karena itu kami sangat kecewa dan menyayangkan adanya paket terkait Pendidikan yang gagal tender,” cetusnya.

Maka kami, lanjutnya, mendesak Bagian Pengadaan barang dan jasa Pemkot Bogor untuk menjelaskan secara terbuka transparan dan segera melakukan tender ulang.

“Jangan sampai anggaran tersebut tidak terealisasi dengan alasan apapun, harus segera dibenahi demi kepentingan pendidikan khususnya di Kota Bogor,” pintanya.

Ia juga meminta Walikota Bogor untuk mengevaluasi jajaran Dinas Pendidikan dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kota Bogor.

Baca:  Gelar FGD, SV IPB Siapkan Pengembangan Fitur pada Aplikasi KlikBi

“Walikota harus evaluasi dan copot yang kinerjanya kurang baik, demi terciptanya perbaikan kedepan di Kota Bogor,” pungkasnya.

( D2N )