LIPUTANBOGOR.COM – Semangat inklusi dan kepedulian kembali menguat dalam kegiatan Kopdar Sahabat Potads Bogor yang digelar Minggu, 12 April 2026, di Poltekkes Kemenkes Bogor.
Mengusung tema “Together Against Loneliness”, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan bagi anak-anak Down Syndrome, orang tua, dan relawan. Ketua Serasi, Haura Kansa, menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan membangun empati sekaligus membuka ruang yang setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Penanggung jawab Korwil Potads Bogor, Ganiar Permata, menyebut kegiatan ini bagian dari rangkaian peringatan Hari Down Syndrome Sedunia. Ia menekankan pentingnya menghadirkan lingkungan yang membuat anak-anak merasa diterima, baik secara sosial maupun emosional.
Sementara itu, Yenni Avvaloki dari Potads Pusat menyoroti masih adanya tantangan dalam penerimaan masyarakat serta akses layanan dasar. Meski peluang inklusi mulai terbuka, menurutnya dukungan nyata masih perlu diperluas.
Salah satu orang tua peserta, Ibu Dina, membagikan pengalaman harunya dalam membesarkan anak dengan Down Syndrome. Ia mengaku sempat menghadapi stigma bahwa anaknya tidak memiliki masa depan, namun kini mampu menunjukkan berbagai kemampuan.
“Sekarang anak saya bisa melukis, menari, dan aktif di berbagai kegiatan. Harapan saya, masyarakat bisa melihat kemampuan anak-anak kami, bukan keterbatasannya,” ujarnya.
Kegiatan ini juga diisi pentas seni dan fashion show, sebagai ruang ekspresi bagi anak-anak. Melalui momentum ini, Potads Bogor berharap semakin banyak pihak tergerak untuk membuka ruang yang setara dan inklusif bagi anak-anak Down Syndrome.(Surya Sp)





