Beranda News Nasional

Literasi Digital Jadi Kebutuhan Utama, Kemkomdigi RI Sambangi Jakarta Global University

Literasi Digital
Kemkomdigi RI Menggelar Literasi Digital di Jakarta Global University. (Foto: Istimewa)

Depok – Upaya memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi transformasi digital terus dilakukan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi RI). Salah satunya melalui kegiatan Literasi Digital yang digelar di Jakarta Global University (JGU), Kota Depok, Jumat, 12 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemkomdigi RI dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok, dengan sasaran utama kalangan mahasiswa. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta sikap bijak dalam memanfaatkan teknologi digital di tengah pesatnya perkembangan era digital dan kecerdasan buatan.

Baca:  Buka Raker ke-2 PWI Kota Bogor, Bima Ajak Wartawan Jadi Konten Kreator

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III JGU, Dr. Adhes Gamayel, S.T., M.T. Ia menyampaikan bahwa literasi digital menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan tuntutan zaman. Menurutnya, kampus memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga beretika dalam penggunaannya.

Wakil Rektor III JGU, Dr. Adhes Gamayel, S.T., M.T. (Foto: Istimewa)

Hal senada disampaikan Wakil Ketua KNPI Kota Depok, Suryadi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa literasi digital kini telah menjadi kebutuhan mendasar.

“Baik di dunia pendidikan, dunia kerja, maupun kehidupan sehari-hari, kemampuan berpikir kritis dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab sangat diperlukan,” katanya.

Baca:  Disebut-sebut Akan Maju Jadi Ketua KNPI Kota Depok, Suryadi Berikan Klarifikasi 

Dalam sesi pemaparan materi, Chairwoman Sobat Cyber Indonesia, Virna Lim, mengulas pentingnya komunikasi digital yang sehat dan etika berinternet. Ia mengingatkan peserta agar memahami batasan serta tanggung jawab dalam berinteraksi di ruang digital guna mencegah penyalahgunaan teknologi.

Sementara itu, dosen Jakarta Global University, Hadi Wijaya, S.S.T., M.IT., CDMP, membawakan materi terkait literasi digital, pengembangan keterampilan, pola pikir adaptif, serta strategi bertahan di era industri berbasis data dan artificial intelligence (AI). Ia menekankan bahwa literasi digital tidak hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental dalam menghadapi perubahan teknologi yang cepat.

Baca:  Klarifikasi Mal Botani Square dan Hotel Santika Bogor Terkait Isu Limbah: Pastikan Operasional Sesuai Prosedur Lingkungan

Melalui kegiatan ini, Kemkomdigi RI bersama JGU dan KNPI Kota Depok berharap dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi secara aman, positif, dan produktif, sekaligus menciptakan ekosistem digital yang sehat di lingkungan akademik dan masyarakat luas.