Beranda News Bogor Raya

Mahasiswa dan Santri Manfaatkan Penyedia Aplikasi Alquran Digital

LIPUTANBOGOR.COM – Sebagian mahasiswa dan santri memanfaatkan penyediaan aplikasi Alquran digital, Selasa (19/2). Terlebih, Aplikasi Alquran yang menyediakan berbagai macam fitur tersebut dirasakan manfaatnya bagi mereka saat berada di kondisi yang tidak memungkinkan untuk menggunakan musaf Alquran.

Seorang mahasiswa di Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Rini Anjarsari, mengaku, dia menggunakan aplikasi Alquran digital sudah cukup lama. Alasan Rini menggunakan aplikasi tersebut yakni untuk mempermudah membaca Alquran pada kondisi tertentu. “Misalnya kalau di angkot nih, terkadang kan macet dijalan. Dari pada enggak apa- apa, biasanya baca Alquran dengan menggunakan aplikasi itu,” ucapnya saat ditemui Liputanbogor.com di kampusnya.

Rini mengaku, dia menggunakan aplikasi Alquran digital yang bernama My Quran. Menurutnya, aplikasi itu sesuai dengan kebutuhannya. “Pada aplikasi ada fitur suaranya (murotal), hukum- hukum tajwidnya jelas, dan ada asmaul husna juga ,” ungkap Rini mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam.

Baca:  Pengampunan Dosa

Selain Rini, terdapat mahasiswa UIKA lain yang juga pengguna aplikasi Alquran digital. Diantaranya, Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UIKA bernama Rahma Iqbalia Fisabilillah, yang hampir setiap hari menggunakan aplikasi Alquran digital. “Saya sering menggunakan aplikasi tersebut untuk mendengarkan Alquran atau menghapalnya,” ungkapnya. Menurut dia, dengan adanya aplikasi Alquran digital maka mudah memudahkan membaca Alquran dimana saja.

Rahma mengatakan, aplikasi Alquran yang digunakannya itu terdapat fitur penanggalan hijriyah, arah kiblat, dan jadwal salat. Namun dia berharap, adanya penambahan fitur hadis dan tafsir dari aplikasi yang digunakannya. Rahma mengaku, kalau dia menggunakan aplikasi Alquran bernama Alquran Indonesia.

Baca:  KAMMI UIKA Desak Pemkot Fokus Benahi Transportasi dan Copot Kadishub

Senada dengan kedua mahasiswa tersebut, seorang santri di Pondok Pesantren Hilal Bogor, Nurhilal, mengatakan, dia juga menggunakan aplikasi Alquran digital yang bernama Quran. Alasan dia gunakan aplikasi Quran karena kelebihannya yang  bisa download terjemahan, tafsir, dan murotal.

Nurhilal mengatakan, dia menggunakan Alquran digital itu tergantung kondisi. “Saya gunakan aplikasi Alquran ini jika memang sedang tidak bawa musaf (Alquran),” ungkapnya. Menurut dia, penggunan Alquran digital dengan musaf itu sangat berbeda. “Jika musaf Alquran, kita memegangnya saja sudah punya keutamaan (pahala) tersendiri. Sedangkan kalau Alquran digital itu tidak punya nilai keutamaan saat memegang, melainkan ketika membacanya saja,” ungkap santri pondok pesantren yang berfokus mencetak Imam Masjid.

Baca:  Wadahi Kreatifitas Pemuda, PK KNPI Cibungbulang Gelar Perlombaan Grafiti

Begitu juga dengan santri mahasiswa di Pesantren Bina Tauhid Universitas Djuanda Bogor, Andika Laraibafi, yang mengatakan alasan dia menjadi pengguna aplikasi Alquran karena untuk memudahkan membaca Alquran dimana dan kapanpun. Dia pun bersyukur adanya aplikasi itu, karena dapat memudahkan menghapal Alquran. “Kebetulan saya diamanahkan menghapal Alquran,” ucapnya.

Andika yang juga sebagai mahasiswa jurusan ilmu hukum Universitas Juanda Bogor, mengaku, mengetahui adanya aplikasi Alquran lainnya seperti aplikasi bernama SalingSapa Iqra yang baru dikembangkan oleh Yang Harlan. Menurutnya, adanya aplikasi SalingSapa Iqra, dapat memudahkan masyarakat untuk mengahapal Alquran dengan sistem talaqi. (Sendi Romadhon)