KOTABOGOR,LIPUTANBOGOR.COM – Mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Kota Bogor (JMKB) menduga banyak Minimarket di Kota Bogor yang belum memiliki izin alias bodong.
Koordinator JMKB, Rendi Putra mengatakan perlu adanya perhatian yang serius karena saat ini semakin banyak Minimarket menjamur di Kota Bogor.
“Minimarket kini semakin menjamur di Kota Bogor, perlu dipertanyakan data real nya apakah ada berapa jumlah nya dan berapa kenaikan per tahunnya serta bagaimana pengawasannya,” ungkap Rendi kepada media, Jumat (25/6).
Pasalnya, lanjut Rendi, diduga banyak Minimarket yang tidak berizin alias bodong tapi dibiarkan oleh Dinas terkait.
“Kita lihat semua minimarket aman-aman aja dibiarkan begitu aja, padahal diduga banyak yang bodong artinya merugikan Pemkot Bogor dan tentunya masyarakat,” ujarnya.
Salah satunya, tambahnya, Alfamidi Pandu Raya yang belum lama berdiri dan diduga belum mengantongi izin mulai pada saat pembangunannya.
.
“Padahal keluhan sudah sampai ke Dinas terkait yaitu Disperdagin dan Satpol PP Kota Bogor, namun belum ada tindakan sama sekali, aneh tapi nyata,” terangnya.
Pihaknya meminta Walikota Bogor tidak diam dan pura-pura gatau.
“Harus ada tindak tegas dari Walikota Bogor baik kepada dinas terkait ataupun pengusaha nakal di Kota Bogor,” tukasnya.( D2N )





