LIPUTANBOGOR.COM – PT PLN (Persero) memiliki pasukan khusus yang dikomando dalam penugasan-penugasan berisiko tinggi. Dikenal sebagai pasukan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), unit PLN ini merupakan orang-orang pilihan dengan keterampilan dan kompetensi yang khusus.
Di PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor, terdapat 7 pasukan PDKB yang sudah terlatih melakukan pemeliharaan, perbaikan dan penggantian isolator, konduktor maupun komponen lainnya pada jaringan listrik. Mereka memiliki kemampuan khusus dan berisiko tinggi untuk bekerja tanpa harus memadamkan aliran listrik.
Manager PLN UP3 Bogor, Irwanto Wahyu Kusumo mengatakan, pasukan PDKB merupakan garda terdepan dalam menjawab tantangan kelistrikan yang kontinyu.
“Berkat kerja keras PDKB, selama ini banyak masyarakat yang tetap dapat menikmati listrik meski terjadi gangguan. Mereka akan bekerja tanpa memadamkan aliran listrik, hal ini sebagai upaya PLN untuk memberikan listrik yang berkualitas bagi masyarakat.” jelasnya
Untuk itu, sebagai pasukan khusus PLN, pasukan PDKB harus terus mengembangkan kompetensi dan inovasi dalam pengelolaan kelistrikan nasional. Salah satunya lewat wadah Konvensi PDKB yang tiap tahun rutin dilakukan. Meski tak banyak dikenal luas oleh masyarakat, PDKB senantiasa bekerja dengan profesional. Di tangan mereka pemeliharaan tower listrik dijalankan meski dengan kondisi arus listrik yang kuat. Ini yang membuat PLN mampu menghadirkan keandalan listrik bagi pelanggan di seluruh tanah air.
“Pasukan PDKB pun harus mengedepankan konsep zero accident atau nihil kecelakaan, patuh pada SOP, mengutamakan pasukan kerja, dan berpegang teguh pada profesionalisme kerja,” tambah Irwanto
Sebagai informasi, pasukan khusus PDKB sendiri lahir pada 10 November 1955 silam yang bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan. Tak salah bila semangat kepahlawanan juga menjadi ciri pasukan PDKB yang siap mengambil risiko tinggi dalam pelayanan PLN, demi terlayaninya kepentingan kelistrikan nasional yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jabar, Susiana Mutia mengatakan kewajiban menjaga pasokan listrik demi mendukung kenyamanan umat Muslim dalam beribadah di bulan suci Ramadhan merupakan tugas utama PLN di seluruh Indonesia termasuk di Bogor.
Pihaknya mencatat jumlah lokasi Siaga Hari Raya Idul Fitri 1445 H di UID Jabar sebanyak 536 lokasi prioritas yang terdiri dari 97 lokasi Masjid, 57 zona transportasi, 59 zona pertahanan, 39 zona pemerintahan, 136 rumah sakit, 42 lokasi wisata dan 106 pusat perbelanjaan yang tersebar di 17 UP3.
“PLN UID Jabar menyiapkan juga kendaraan operasional untuk Siaga Idul Fitri 2024 sebanyak 392 mobil dan 93 motor operasional, didukung peralatan penunjang distribusi 156 UGB, 16 UPS, 11 UKB, 9 Deteksi, 15 Crane, dan 98 Genset,” katanya.(*)





