LIPUTANBOGOR.COM – Pemerintah Kota Bogor bersiap melakukan mutasi besar-besaran terhadap jajaran pejabat eselon II B dalam waktu dekat. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, disebut telah menyiapkan rotasi dan promosi sejumlah kepala dinas yang dinilai terlalu lama menjabat di posisinya.
Namun, proses mutasi ini belum akan dilakukan sebelum ditetapkannya Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Saat ini, jabatan Sekda masih dijabat oleh Penjabat (Pj), yakni Hanafi.
Wali Kota Dedie dikabarkan tengah mempersiapkan uji kompetensi untuk mengisi posisi Sekda secara definitif. Uji kompetensi tersebut dijadwalkan berlangsung pekan depan dan ditargetkan rampung sebelum akhir Mei 2025. Proses mutasi menyeluruh diperkirakan baru akan digelar usai perayaan Hari Jadi Bogor pada awal Juni.
Dalam pelaksanaannya, Dedie disebut akan menunjuk Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, untuk memimpin proses seleksi Sekda. Pemerintah Kota Bogor sendiri saat ini tidak lagi menggunakan sistem open bidding, melainkan menerapkan sistem merit dalam pengisian jabatan struktural. Sistem ini bahkan telah mendapatkan apresiasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Delapan Calon Sekda Muncul, Tiga Jadi Kandidat Kuat
Dari informasi yang dihimpun, terdapat delapan nama pejabat yang masuk dalam bursa calon Sekda. Tiga di antaranya dinilai sebagai kandidat unggulan, yakni: Hanafi, Penjabat Sekda saat ini.
Eko Prabowo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
Juniarti Estiningsih, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, sekaligus Plh Kepala Dinas PUPR Kota Bogor
Seorang sumber di lingkungan Balai Kota Bogor menyebut, proses mutasi tidak akan berjalan sebelum Sekda definitif ditetapkan.
“Kabarnya BKN meminta penetapan Sekda definitif terlebih dahulu, baru kemudian proses mutasi dilakukan,” ujarnya.
Bocoran Nama Pejabat yang Akan Dimutasi
Sejumlah nama pejabat yang akan dimutasi mulai beredar di kalangan ASN Pemerintah Kota Bogor. Berikut sejumlah pejabat yang disebut masuk dalam rotasi:
Pupung Wahyu Purnama (Inspektorat) dan Agustiansyah (Satpol PP) diproyeksikan menjadi Staf Ahli Wali Kota
Rahmat Hidayat (Kominfo) akan dipindah ke Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian
Rudiyana (Dinas Arsip) disebut menggantikan posisi Rahmat di Kominfo
Firdaus akan dipindah ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bersama Adhitya Bhuana Karana sebagai sekretaris
Rakhmawati (Asisten Administrasi Umum) ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Sujatmiko Baliarto (Disnaker) akan memimpin Dinas Perhubungan
Marse Hendra Saputra bakal menjabat Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB
Chusnul Rozaqi (Ketahanan Pangan dan Pertanian) akan dipindah ke Dinas Perumahan dan Permukiman
Abdul Wahid (Kabag Kesra Setda) akan dipromosikan sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP
Hery Karnadi (BKPSDM) akan memimpin Dinas Pendidikan, menggantikan Irwan Riyanto yang akan ditarik ke Inspektorat
Anas S. Rasmana (DPPKB) akan menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)
Sejumlah pejabat eselon II yang dikonfirmasi mengaku telah mendengar kabar tersebut, namun memilih menunggu keputusan resmi dari Wali Kota.
“Saya juga dengar informasi itu, tinggal tunggu realisasinya saja,” ujar salah satu pejabat yang enggan disebutkan namanya.(D2N)





