Beranda News Pendidikan

Ngajar Sambil Ngabring “Jaring ” Ala Bogor Youth Forum Resmi di Buka

KOTABOGOR,LIPUTANBOGOR.COM – Ditengah kondisi pandemi Covid 19 yang masih membatasi kegiatan Belajar Mengajar di sekolah, Komunitas Bogor Youth Forum mengadakan Kegiatan JARING (Ngajar Ngabring) bagi masyarakat Bogor Khususnya Kecamatan Bogor Utara untuk mengatasi rasa rindu anak – anak dengan kegiatan sekolahnya dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

“Karena pada masa pandemi kita melihat anak – anak usia dini yang duduk di bangku sekolah dikembalikan kepada orang tuanya masing – masing, sudah kurang lebih satu tahun tidak mengalami kegiatan belajar dan berinteraksi dengan teman sebayanya,  selain itu  terdengar keluhan para orang tua yang sudah  kewalahan untuk mendidik anaknya seperti layaknya sekolah, maka dari itu kami mencoba untuk lebih responsif dengan keadaan ini ” ucap Dendi, salah satu Perintis Bogor Youth Forum.

Adapun Aktivitas belajar mengajar yang diberikan nama JARING (Ngajar & Ngabring) diselenggarakan oleh Komunitas Bogor Youth Forum di support penuh oleh Halaman/Cafe Eyang serta berkolaborasi bersama Paguyuban Tarikolot, FABOGUT (Forum Anak Kecamatan Bogor Utara), Kab. Bogor Mengajar, Akselerasi Kompetensi Anak Negeri, Laskar Koin Seribu, Sekolah Bersama Yuk, hingga Gerakan Mengajar Desa.

Baca:  Kenalkan Teknologi Bioflok, Program Studi Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan (IKN) Sekolah Vokasi IPB University Berbagi Ilmu dan Pengalaman dengan Pembudidaya Ikan Nila di Kelurahan Mulyaharja

Acara JARING ini juga didukung oleh Muspika Bogor Utara dan juga pihak Media Partner serta Sponsorship, diantaranya Bogordailynews, Bogor.terkini.id, Mhtnesia Center, Bogorchannel.id, Jabaronline, Kilasberita.id, Jabar.indonesiasatu.co.id, Official Bogor kita, Kuyou.id, Halobogor, Heibogor, Suara Indonesia, Jabar.net, Sorotrakyat.com, Onlinenews.bin, Haluan rakyat.id, Jurnal bogor, Jendelakita, Bogor24update, Relawanhits, ACT Bogor, La Vida, Yamaha Ramarayo Motor Bogor, SIlaru Adventure, Baby Fish, Sonjak Indonesia dan Saninten Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih kepada Komunitas Bogor Youth Forum pada pemilihan tempat yang sesuai dengan kriteria anak-anak. Jujur disini anak-anak masih perlu bimbingan dan pendidikan kembali setelah pembelajaran secara online. Dan melihat konsep kurikulum dalam JARING ini sangat menarik, maka kami siap support”. Ujar Ketua Paguyuban Tarikolot Ciluar.

Skenario pembukaan yang dibuka secara langsung oleh Bapak Marse Hendra Saputra, S.STP. selaku Camat Kecamatan Bogor Utara pada (Sabtu, 22 Mei 2021, Pukul 09.00 WIB) membuka semangat untuk kegiatan ini.

Baca:  JARING BOGOR YOUTH FORUM SUGUHKAN PEMBELAJARAN MERAIH MIMPI

Selain dari beberapa komunitas yang tergabung, ada beberapa Relawan Umum sebagai pengajar kurikulum anak-anak ikut bangga dan hebat kepada Camat Bogor Utara yang bisa langsung turun pada Masyarakat. Walaupun skenario yang dibuat dikemas secara ringkas mulai dari Pertunjukan Silat, Penanaman Pohon, Pengenalan lokasi kegiatan, hingga pengenalan anak-anak dengan jumlah 30 Anak sebagai peserta didik nanti.

“Saya merasa JARING ini perlu didukung penuh. Karena kenapa? Melihat isi kurikulum tentang Sejarah, Calistung, Pembelajaran Agama, Meraih Mimpi dan pembelajaran lainnya masuk dalam kurikulum yang membuat kegiatan mengajar untuk anak-anak pas untuk diaplikasikan. Lebih dari 6 Bulan kita merasa bahkan para Orang Tua pun bosan dengan aktivitas pembelajaran Online yang berada di rumah, untuk itu kegiatan JARING hadir sebagai penyegaran anak-anak untuk bermain dan belajar kembali dialam terbuka” Ujar Camat Bogor Utara dalam arahannya.

Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19. Kegiatan yang berjalan selama 6 pekan pada setiap sabtu dan minggu dengan Protokoler Kesehatan menggunakan  5M. Kondisi alam terbuka tidak membuat keterbatasan peserta sesuai aturan Satgas Covid Kecamatan Bogor Utara.

Baca:  Recruitment Tim Reaksi Cepat Pramuka Peduli Kota Bogor 2022

“Kegiatan JARING ini tetap dilaksanakan dengan aturan Prokes yang ada sesuai dengan arahan Satgas Covid Kecamatan Bogor Utara. Peserta didik selalu menggunakan Masker bahkan pada setiap masuk kurikulumnya wajib dengan namanya mencuci tangan terlebih dahulu.

Tujuan utama kami diadakannya JARING sebagai bentuk pengabdian kami kepada masyarakat langsung. Semoga dengan pembelajaran pada kurikulum yang telah kami buat menjadi acuan utama kami untuk mencerdaskan generasi anak-anak bangsa saat ini.

Ucapan terima kasih kepada Paguyuban Tarikolot yang telah mensupport semuanya pada giat ini, serta terima kasih untuk FABOGUT dan juga kominitas partner lainnya yang telah bersedia mendampingi serta memberikan pengajaran bagi anak-anak.” Tutur Melly sebagai Ketua Pelaksana pada JARING.

( red )

 

Editor      : Dadan Gandara