Beranda News Pendidikan

OTAMAS, Orientasi Mahasiswa Tanpa Perpeloncoan yang Bernuansa Islami

LiputanBogor.com – Badan Eksekutif mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Mukhlishin Mengadakan kegiatan orientasi mahasiswa, yakni Orientasi Taaruf Mahasiswa Anyar Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Mukhlishin (OTAKMAS), dengan mengangkat tema Pendidikan dan pengalaman mahasiswa yang bernuansa islami. Selasa, (3/9/2019).

Kegiatan OTAKMAS ini berlangsung selama empat hari dan diisi dengan berbagai kegiatan tentang kemahasiswaan, organisasi, kepemimpinan dan di selingi dengan banyak game seru serta lagu-lagu HYMNE STAIM dan lain-lain.

Ahmad SyafiI Nasution sebagai Ketua Pelaksanan OTAKMAS menuturkan “Kegiatan orientasi ini bertujuan untuk perkenalan atau memperkenalkan segala kegiatan dan segala yang ada di kampus supaya mahasiswa tidak bingung nantinya, dengan ini diharapkan mereka yang datang kesini menjadi mahasiswa diharapkan mereka bias menjawab persoalan yang ada di masyarakat kedepannya kelak.

Baca:  SDIT At-Taufiq Gelar Field Trip ke Fauna Land Ancol

Pemuda asal medan Sumatra utara ini pun menjelaskan dengan adanya kegiatan ini mahasiswa bisa lebih selektif menanggapi isu-isu yang terjadi di masyarakat, apalagi di era industry ke 4 sekarang. karana perkembangan industry sangat pesat, hawatir berdampak pada mahaiswa. Dan target yang dicapai setelah ini adalah menjadikan kampus STAI Al-Mukhlishin ini lebih islami.

 

Tidak seperti dikampus-kampus lain, menurut Azi Marsaid Umar salah satu mahasiswa STAIM, STAI Al-Mukhlishin tidak lagi menggunakan peloncoan-peloncoan terhadap peserta OTAKMAS, Masa orientasi itu sebenernya tergantung kita nangepinnya, karna untuk anak-anak usia remaja yang baru lulus dari Sekolah Menengah Akhir dan sederajat mungkin lebih menantang dan seru, tapi bagi saya mahasiswa semester 3 yang sudah lulus SMA 2011 acara ospek kaya gini tuh jengah banget dan kekanak-kanaan buat saya.” Setelah menjelaskan tentang itu, azi juga memberikan statement kalau diadakannya Peloncoan pada saat ospek itu baik karna mahasiswa lebih kritis dan terasa dinamikanya, “bayangin kalo ga ada ospek, kegiatan kaya hambar aja gitu”. tambah mahasiswa semester 3 di STAIM ini.

Baca:  Pemkot Bogor Alokasikan PPDB Jalur Khusus Anak Tenaga Medis hingga Petugas Pemakaman Covid-19

Meskipun banyak komentar positif dan negative tentang kegiatan OTAKMAS ini tetapi para peserta antusias untuk mengikuti kegiatan ini, dan harapannya seluruh peserta OTAKMAS mampu dengan maksimal mengamalkan kodrat mahasiswa sebagai Agent of Change dan Agent Of Social Control. (Andi,J)