Beranda News Bogor Raya

Pagelaran Seni dan Budaya Meriahkan Hari Jadi Bogor ke 543 : Kolaborasi Kharisma Bogor Berbudaya dan Jambu Dua Bogor Angkat Kearifan Lokal

LIPUTANBOGOR.COM – Semarak perayaan Hari Jadi Bogor ke-543 ditandai dengan digelarnya Pagelaran Seni dan Budaya yang berlangsung meriah di Jambu Dua Bogor pada Minggu (8/6).

Acara ini menjadi momentum penting untuk mempromosikan kekayaan budaya lokal serta mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap pelestarian warisan budaya.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Kharisma Bogor Berbudaya, sebuah event organizer lokal yang konsisten mengangkat budaya daerah, dengan pusat perbelanjaan Jambu Dua Bogor sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan identitas budaya kota hujan.

“Pagelaran seni dan budaya ini bukan hanya hiburan semata, tetapi juga sarana edukasi dan refleksi bagi kita semua. Melalui seni, kita belajar menghargai akar budaya dan nilai-nilai kearifan lokal,” ujar Irma Siti Nurafiani, Owner EO Kharisma Bogor Berbudaya, Minggu (8/6).

Beragam penampilan seni mewarnai panggung utama, mulai dari tari tradisional tunggal dan rampak, paduan suara, pupuh Sunda, hingga drama musikal yang menampilkan kisah-kisah legendaris Bogor.

Tak ketinggalan, Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) turut memeriahkan suasana dengan penampilan musik jalanan yang khas dan menggugah, sementara angklung interaktif melibatkan langsung penonton untuk turut serta memainkan alat musik tradisional tersebut.

Pagelaran ini juga menyuguhkan talkshow sejarah Kota Bogor yang menghadirkan narasumber kompeten dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), serta perwakilan generasi muda dari Mojang Jajaka Alit 2024 Kota Bogor.

Baca:  Kabar Gembira, DPD IKM Kota Bogor akan Segera Menggelar Halal Minang Bogor Raya, Ini Dia Waktu dan Lokasinya

Diskusi tersebut membuka wawasan publik mengenai pentingnya konservasi situs sejarah dan nilai budaya yang melekat pada setiap sudut kota.

Tak hanya menyasar kalangan dewasa, acara ini juga ramah anak. Tercatat lebih dari 200 peserta dari PAUD, TK, dan SD se-Kota dan Kabupaten Bogor mengikuti lomba mewarnai kategori A dan B, yang diselenggarakan secara gratis.

Kegiatan ini menjadi bentuk pembinaan kreatif sekaligus memperkenalkan unsur-unsur budaya lokal kepada anak sejak dini.

Acara dibuka secara resmi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Dian Herdiawan, yang turut memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.

“Selamat Hari Jadi Bogor. Mari kita rayakan keindahan alam dan kekayaan budaya kota kita. Tema ‘Raksa Jagaditha’ mengingatkan kita akan pentingnya menjaga alam dan melestarikan warisan budaya. Semoga Bogor terus menjadi kota yang hijau, sejahtera, dan berbudaya,” tutur Dian dalam sambutannya.

Melalui acara seperti ini, sinergi antara pelaku seni, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat terus tumbuh untuk menjadikan Bogor sebagai kota budaya yang tidak hanya kaya secara historis, tetapi juga dinamis dalam perkembangan seni dan kreativitas masa kini.(D2N)LIPUTANBOGOR.COM – Semarak perayaan Hari Jadi Bogor ke-543 ditandai dengan digelarnya Pagelaran Seni dan Budaya yang berlangsung meriah di Jambu Dua Bogor pada Minggu (8/6).

Baca:  Pesona Clarisya Audrey, Gadis Cantik Pelestari Budaya yang Sabet Juara Umum di Pasanggiri Jaipong HPN 2026

Acara ini menjadi momentum penting untuk mempromosikan kekayaan budaya lokal serta mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap pelestarian warisan budaya.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Kharisma Bogor Berbudaya, sebuah event organizer lokal yang konsisten mengangkat budaya daerah, dengan pusat perbelanjaan Jambu Dua Bogor sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan identitas budaya kota hujan.

“Pagelaran seni dan budaya ini bukan hanya hiburan semata, tetapi juga sarana edukasi dan refleksi bagi kita semua. Melalui seni, kita belajar menghargai akar budaya dan nilai-nilai kearifan lokal,” ujar Irma Siti Nurafiani, Owner EO Kharisma Bogor Berbudaya, Minggu (8/6).

Beragam penampilan seni mewarnai panggung utama, mulai dari tari tradisional tunggal dan rampak, paduan suara, pupuh Sunda, hingga drama musikal yang menampilkan kisah-kisah legendaris Bogor.

Tak ketinggalan, Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) turut memeriahkan suasana dengan penampilan musik jalanan yang khas dan menggugah, sementara angklung interaktif melibatkan langsung penonton untuk turut serta memainkan alat musik tradisional tersebut.

Pagelaran ini juga menyuguhkan talkshow sejarah Kota Bogor yang menghadirkan narasumber kompeten dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), serta perwakilan generasi muda dari Mojang Jajaka Alit 2024 Kota Bogor.

Baca:  Unjuk Bakat tanpa Batas: 150 Anak Berkebutuhan Khusus Pukau Panggung Kharisma Istimewa Budaya di Bogor

Diskusi tersebut membuka wawasan publik mengenai pentingnya konservasi situs sejarah dan nilai budaya yang melekat pada setiap sudut kota.

Tak hanya menyasar kalangan dewasa, acara ini juga ramah anak. Tercatat lebih dari 200 peserta dari PAUD, TK, dan SD se-Kota dan Kabupaten Bogor mengikuti lomba mewarnai kategori A dan B, yang diselenggarakan secara gratis.

Kegiatan ini menjadi bentuk pembinaan kreatif sekaligus memperkenalkan unsur-unsur budaya lokal kepada anak sejak dini.

Acara dibuka secara resmi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Dian Herdiawan, yang turut memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.

“Selamat Hari Jadi Bogor. Mari kita rayakan keindahan alam dan kekayaan budaya kota kita. Tema ‘Raksa Jagaditha’ mengingatkan kita akan pentingnya menjaga alam dan melestarikan warisan budaya. Semoga Bogor terus menjadi kota yang hijau, sejahtera, dan berbudaya,” tutur Dian dalam sambutannya.

Melalui acara seperti ini, sinergi antara pelaku seni, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat terus tumbuh untuk menjadikan Bogor sebagai kota budaya yang tidak hanya kaya secara historis, tetapi juga dinamis dalam perkembangan seni dan kreativitas masa kini.(D2N)