LIPUTANBOGOR.COM – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB HIMASI) melakukan aksi damai di kantor pemerintah kota Sukabumi di Jl. R. Syamsudin, SH No. 25 Kec. Cikole, terkait polemik pembangunan kota Sukabumi siang tadi, Jum’at (05/11/2021).
Aksi damai tersebut dihadiri sekitar 25 orang dengan Yudi Nurul Anwar sebagai korlap aksi itu. Para pengunjuk rasa semua memakai topeng dan membentangkan spanduk bertuliskan “Raja Janji” dengan berorasi menggunakan pengeras suara.
Diantara tuntutannya mengenai pembangunan Pasar Pelita yang sudah 8 tahun tak kunjung selesai.
“mana pembangunan Pasar Pelita yang sudah 8 tahun sampai dengan saat ini belum selesai juga” ujar korlap dalam aksinya.
Para demonstran ingin menurunkan bendera marah putih ke setengah tiang sebagai simbol matinya demokrasi di Sukabumi namun terhalangi oleh Satpol-PP.
Tak kunjung ditemui oleh Walikota maupun wakilnya para pengunjuk rasa membubarkan diri pada pukul 14.50 Wib, juga karena surat ijin dari kepolisian yang memberikan waktu yang terbatas terhadap pengunjuk rasa.( D2N )





