Beranda News Bogor Raya

Pecahkan Solusi Akses Jalan Menuju Pasar Jambu Dua, Ini Langkah yang Akan Diambil Pemkot Bogor

Dedie A Rachim, Walikota Bogor saat meninjau lokasi akses jalan menuju Pasar Jambu Dua pada Senin, 29 Januari 2024.

LIPUTANBOGOR.COM – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim tengah aktif mencari solusi terbaik untuk menanggulangi permasalahan akses jalan yang tengah dihadapi, terutama terkait dengan pembangunan Pasar Jambu Dua.

Usai meninjau langsung ke lokasi didampingi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah dan Dinas PUPR, Dedie Rachim mengungkapkan bahwa prioritas pertama adalah mencari solusi untuk akses jalan baru yang lebih representatif ke Pasar Jambu Dua yang sedang dibangun.

Dedie menekankan pentingnya memastikan bahwa setelah pembangunan selesai, akses jalannya memadai untuk volume kendaraan masyarakat dan pedagang, serta untuk para pengunjung pasar.

Baca:  Klaim Nyaman Cuma Isapan Jempol? CEO Media Ditegur dan Diusir Tenant Saat Makan di Pasar Jambu Dua

Dedie juga membahas permasalahan akses lama dari Jalan Ciremai Ujung yang telah diidentifikasi oleh Dishub. Meskipun andal lalin sudah keluar, fungsi jalan tersebut hilang, membutuhkan alternatif baru terutama bagi masyarakat di area Ceremai Ujung dan wilayah Bogor Utara.

“Salah satu alternatif yang diusulkan adalah melewati jembatan lama di samping Mall Jambu Dua. Kenapa hal ini penting, kita melihat ada assessment di jembatan Situ Duit dan sudah pernah di kaji bahwa jembatan Situ Duit jembatan yang salah satu harus di revitalisasi,” ucapnya pada Senin, 29 Januari 2024.

Baca:  Program Service On Saturday Disdukcapil Kota Bogor Kembali Dilakukan Pasca Liburan Idul Fitri

“Jadi bisa di bayangkan kalo akses dari Ciremai Ujung melalui jembatan samping jambu dua ini dan kemudian di tutup total kalo kemudian kita melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan Situ Duit tentu tidak ada alternatif jalan,” tambahnya.

Dedie menegaskan bahwa langkah-langkah teknis seperti pembebasan lahan, penurapan, dan komunikasi dengan pemilik lahan sedang dipertimbangkan secara komprehensif.

“Meskipun masih banyak faktor yang harus dipertimbangkan, kalo bisa segera dan tidak terlalu lama yaa kita coba usahakan, makanya ini kita sedang berpikir keras untuk bisa mencarikan solusi terbaik,” katanya.(D2N)