LIPUTANBOGOR.COM – Para pedagang di Pasar Merdeka memberikan apresiasi yang tinggi kepada Polresta Bogor Kota atas upaya pemberantasan premanisme, khususnya terkait pungutan liar (pungli) yang selama ini meresahkan.
Langkah tegas yang diambil pihak kepolisian diakui sangat membantu menciptakan suasana aman dan nyaman bagi pedagang dalam menjalankan usaha mereka.
Polresta Bogor Kota mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan Ngopi Bareng bersama warga pada Minggu malam (6/10). Program ini menjadi bukti nyata keseriusan jajaran kepolisian dalam memerangi tindak kriminal, termasuk premanisme yang kerap menyasar para pedagang di Pasar Merdeka.
Salah satu pedagang yang telah berjualan di Pasar Merdeka selama lebih dari 25 tahun, Ahmad Gozali, mengungkapkan dukungannya terhadap langkah cepat yang diambil oleh Polresta Bogor Kota.
“Saya sangat mengapresiasi tindakan cepat yang dilakukan oleh pihak kepolisian, terutama dalam merespons keluhan kami para pedagang. Ini memberikan rasa aman bagi kami untuk terus berdagang tanpa merasa terancam,” ujar Ahmad, yang merupakan warga asli Gang Ardio pada Senin (7/10).
Hal senada juga disampaikan oleh Anas Jamhari, seorang pedagang kelapa yang telah lama berbisnis di sekitar Pasar Merdeka.
Menurutnya, tindakan tegas yang diambil oleh kepolisian menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat kecil yang selama ini merasa terintimidasi oleh aksi premanisme.
” Sangat apresiasi langkah yang ditempuh oleh jajaran Kepolisian Resort Kota Bogor. Ini sebagai cerminan keberpihakan terhadap masyarakat kecil,” terangnya.
Kabar baiknya, pada Minggu dini hari, tim dari Sat Reskrim Polresta Bogor Kota berhasil menangkap salah satu pelaku premanisme yang selama ini meresahkan para pedagang, berinisial JF.
Penangkapan ini diharapkan menjadi titik awal terciptanya lingkungan usaha yang lebih kondusif di Pasar Merdeka dan sekitarnya.
Dengan adanya langkah tegas ini, para pedagang berharap agar tindakan serupa terus dilanjutkan sehingga tidak ada lagi premanisme yang mengganggu aktivitas mereka.
“Semoga ini menjadi langkah awal untuk Pasar Merdeka yang bebas dari preman dan pungli,” tutup Ahmad Gozali.(D2N(





