LIPUTANBOGOR.COM – Pasca beredar berita hilangnya seorang siswi berinisial H (15 thn ) yang berasal dari Kecamatan Tajurhalang yang bersekolah swasta yang di wilayah Kecamatan Bogor Barat pada Sabtu (17/9/22), akan hal ini pihak sekolah menyoroti terkait kurangnya pengawasan dari pihak orang tua.
“Alhamdulillah siswa kelas 10 jurusan perhotelan berinisial H ini sudah ditemukan. Saya mendapatkan kabar dari Wakil Bidang kesiswaan,” ujar Tommy Wardiatmo selaku Kepala Sekolah Swasta ini kepada media pada Selasa (20/9/22).
Dirinya membenarkan, bahwa anak tersebut sebagai anak didiknya.Dia mengatakan kejadian ini seharusnya peran orang tua lebih aktif dalam pengawasan kepada anaknya masing-masing dan termasuk komunikasi dengan pihak Wali kelasnya.
“Dengan adanya kejadian ini, komunikasi terhadap orang tua murid dan wali kelas harus dilakukan.Peran orang harus mendidik, mengajar, dan mendampingi ke anak-anaknya apakah sampai disekolah atau gak nya,”
Korban dikabarkan hilang pada Sabtu(17/9/22) saat dirinya pergi sekolah dengan menumpangi angkutan umum 06 jurusan Parung-Merdeka. Menurut informasi, saat angkot tersebut sampai didepan gang sekolahannya, sang supir malah tancap gas, hingga korban panik sambil nangis hingga berkali-kali telphone kepada orang tuanya.
Saat orang tua korban menelphone balik, ternyata hp milik anaknya sudah tidak aktif lagi, hingga pihak keluarganya membuat share berita hilangnya anak tersebut di beberapa group Whatsapp. Hingga akhirnya korban ditemukan di sekitaran Ramayana Pasar Anyar Bogor pada hari itu juga dan kembali ke rumahnya pada pukul 17.00 wib.( D2N )





