BOGOR,LIPUTANBOGOR.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin ikuti arahan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara virtual dalam kegiatan Rakor Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar di Pendopo Bogor, Selasa (06/07/21).
Dalam kegiatan itu juga hadir secara virtual Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar, Gubernur Jabar, Para Kepala Daerah Kota/Kabupaten se-Jawa Barat.
Ridwan Kamil menjelaskan, saat ini kondisi Jawa Barat dalam kondisi PPKM Darurat bukan lagi PPKM Mikro, untuk itu butuh keseragaman, semangat dari seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah(Forkopimda) Kota/Kabupaten di Jawa Barat.
“Berkaitan dengan penerapan PPKM Darurat ada tiga urusan kedaruratan yang harus didahulukan oleh seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Barat sesuai dengan proporsinya. Pertama urusan oksigen, saya su perintahkan kota/kabupaten untuk membuat gudang penyimpanan oksigen, Pemprov Jabar sudah membuat gudang penyimpanan oksigen untuk didistribusikan ke seluruh daerah di Jawa Barat sesuai kebutuhan. Kedua BOR Rumah Sakit masih di angka 90-an, ia minta semua daerah melakukan dua hal yakni jangan izinkan masuk RS bagi masyarakat yang bergejala ringan,” paparnya
Lebih lanjut Gubernur Jabar menerangkan, untuk antisipasi adanya masyarakat meninggal dunia saat menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) dirinya meminta kepada seluruh Kepala Daerah Kota/Kabupaten untuk memerintahkan para RT dan RW agar lebih cekatan dan aktif mendata warga masyarakatnya yang sedang menjalani Isoman. Jangan sampai ada warga yang sedang Isoman tidak terkoordinasi dan terdeteksi akhirnya meninggal dunia.( D2N )





