LIPUTANBOGOR.COM – Program Studi Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat Pertanian (PS PPP), Sekolah Vokasi IPB University, kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Ciharashas, Mulyaharja, Kota Bogor.
Kegiatan ini mencakup monitoring dan evaluasi penggunaan pestisida nabati, pengaplikasian MOL (Mikroorganisme Lokal) dan pupuk organik, serta penerbangan drone untuk mendukung pertanian yang modern dan ramah lingkungan.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Muhammad Iqbal Nurulhaq, S.P., M.Si, Ketua Program Studi Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat Pertanian. Didampingi oleh Tri Budiarto, S.KPm., M.Si, selaku penanggung jawab PS PPP, Ririh Sekar Mardisiwi, M.Si, Restu Puji Mumpuni, S.P., M.Si, serta Agus Faisal, S.I.Kom, Penyuluh Pertanian dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor.
Para mahasiswa PS PPP, yaitu Revalina Sulaeman, Sylvina Azkyah, Ardi Malaka Biaro, Anna Sabrina, Alleta Aviel Kanayla, Frida Matia Sarri, Ihza Fadlan Izzuddin, dan Navea Azzam Martana, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Lebih dari 10 anggota KWT Ciharashas terlibat aktif dan antusias mengikuti setiap sesi kegiatan.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas penggunaan pestisida ramah lingkungan, tim PS PPP melakukan monitoring serta evaluasi penerapan pestisida nabati yang telah digunakan oleh KWT Ciharashas.
Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur dampak pestisida nabati terhadap produktivitas tanaman serta keseimbangan ekosistem, sekaligus memastikan penerapannya sesuai standar yang berlaku.
Selain itu, tim juga memberikan pelatihan tentang pengaplikasian Mikroorganisme Lokal (MOL) dan pupuk organik. MOL berfungsi penting dalam meningkatkan kesuburan tanah, menjaga kesehatan tanaman, serta meningkatkan hasil panen.
Dengan penggunaan pupuk organik, diharapkan KWT Ciharashas dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang berdampak negatif bagi lingkungan dalam jangka panjang.
Tak hanya fokus pada teknologi pertanian organik, PS PPP juga memperkenalkan penggunaan drone untuk pemetaan lahan dan pemantauan tanaman. Penggunaan teknologi drone ini memudahkan proses monitoring kondisi lahan secara real-time, sehingga pengelolaan lahan dapat dilakukan lebih efisien dan akurat.
Program pengabdian ini merupakan wujud komitmen PS PPP dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya KWT Ciharashas, melalui penerapan teknologi ramah lingkungan dan inovasi modern. Diharapkan, program ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.(***)





