Beranda News Bogor Raya

Peran Ormas Bagi Pemberdayaan Perempuan, Atty Somaddikarya : Harus Melalui Kemandirian Ekonomi Berdikari

LIPUTANBOGOR.COM – Sekretaris Komisi 1 DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya menyikapi dan melihat peran ormas bagi pemberdayaan perempuan dalam bentuk bela negara adalah dalam mengantisipasi kemandirian ekonomi yang berdikari, salah satunya dalam hal ini Kesbangpol sebagai pembina dari ormas itu sendiri.

“Hal ini  bisa bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM atau dengan dinas terkait lainnya yang berhubungan dengan ekonomi kerakyatan bisa diberdayakan dan difasilitasi dalam bentuk Intervensi Pemerintah terkait APBD,” disampaikan Atty Somaddikarya dalam sesi wawancara dengan media seusai memberikan materi dalam acara Bina Ormas di Bumi Katulampa Convention Resort Kecamatan Bogor Timur pada Senin ( 15/11/21 ).

Baca:  Bekali Dasar Kepemimpinan dan Berorganisasi, SMPN 11 Kota Bogor Gelar LDKS 2022

Lebih dari itu menurut Atty, dirinya sependapat dengan yang dikatakan oleh Kepala Kesbangpol terkait peran Ormas di masyarakat, kata dia jika ormas ada hal yang positif jarang sekali terpublikasi, beda halnya ketika ada hal yang muncul dari sisi negatifnya cepat viral.

“Nah disinilah peran media harus bisa membantu mengangkat peran ormas dalam hal bela negara maupun dikegiatan sosial di masyarakat. Sama halnya kita membuat suatu terobosan dan formula, tentu tidak bisa berjalan sendiri, harus bekerjasama dengak pihak lain dalam hal menuntaskan kemiskinan,” jelas Atty yang menjabat sebagai Ketua Koperasi KSU Karya Mandiri.

Baca:  Wujud Dukungan dan Kepedulian Bagi Sektor Kesehatan, PLN UP3 Bogor Perkuat Daya Listrik RS Islam Bogor Daya 520.000 V

Lebih lanjut dirinya mengatakan, sering terjadinya kemiskinan ini diakibatkan dari kemalasan dan juga yang terpenting dari sebuah kebijakan yang salah, hingga akhirnya merugikan rakyat.

“Tapi sebaliknya, jika kebijakannya terukur dan terarah, pasti akan berdampak lebih baik dan sejahtera bagi masyarakat. Nah terkait peran wanita kedepannya saya bepesan, jika perempuan sudah diberikan ruang dan kesempatan oleh negara secara konstitusi untuk naik dipanggung politik, maka silakan ikut di 2024 untuk ikut ambil bagian 30 persen sampai dengan 40 persen di DPRD,” tandas Atty Somaddikarya.( D2N )

Baca:  Menata Empang, Menguatkan Sinergi: Walikota Bogor Dorong Peran Pemuda Al-Irsyad di Muscab ke-18