LIPUTANBOGOR.COM – Masih dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional yang pada tahun ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) untuk Meningkatkan Produktivitas”, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor melaksanakan simulasi penggunaan hydrant dan pengujian tekanan air hydrant pada Rabu (22/1).
Kegiatan yang diikuti oleh 38 personel satuan pengamanan (Satpam) dan dipandu oleh perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor itu diselenggarakan di Gudang PLN UP3 Bogor, Jl. Cemplang Baru Timur, Kec. Bogor Barat, Kota Bogor.
“Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan Satpam dalam menggunakan fasilitas hydrant sebagai salah satu langkah pencegahan dan penanganan dini apabila terjadi insiden kebakaran. Pengujian tekanan pompa hydrant juga dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap pakai dan memenuhi standar NFPA (National Fire Protection Association),” ucap Yudho Rahadianto, Manager PLN UP3 Bogor.
Lebih lanjut, Yudho menekankan pentingnya kegiatan simulasi atau pelatihan ini sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan asset dan operasional perusahaan. Kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam menangani situasi darurat.
“Oleh karena itu, melalui simulasi ini kami ingin memastikan seluruh petugas pengamanan tidak hanya memahami prosedur tetapi juga terampil dalam menggunakan peralatan penanggulangan kebakaran yang salah satunya adalah hydrant,” tambah Yudho.
PLN UP3 Bogor juga menggandeng stakeholder terkait yakni Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor untuk meningkatkan kualitas dari kegiatan simulasi itu sendiri. Dalam simulasi tersebut dilakukan demonstrasi penggunaan hydrant, pengoperasian alat pemadam api ringan (APAR) dan prosedur evakuasi sesuai dengan standar keselamatan. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor juga memberikan arahan teknis terkait pengujian tekanan air hydrant dan simulasi respon darurat.
Di tempat terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Distribusi Jawa Barat, Agung Murdifi menyampaikan PLN terbuka untuk menjalin kerjasama dengan stakeholder terkait dalam kegiatan simulasi tanggap darurat sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman sebagai implementasi SMK3. “Bulan K3 Nasional merupakan momentum penting bagi seluruh insan PLN untuk menjadikan K3 sebagai habit. Salah satunya adalah kepedulian dalam mencegah potensi kebakaran dan kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat,” tegas Agung.(***)





