LIPUTANBOGOR.COM – Universitas Pakuan (Unpak) kembali menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) 2025 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 9–11 September 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 1.238 mahasiswa baru dari tujuh fakultas, dengan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang keilmuan dan lembaga strategis terkait bela negara.

Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Rektor Unpak, Prof. Dr. Didik Notosudjono, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa PKBN merupakan ciri khas Unpak dan tradisi yang terus dilestarikan sebagai bagian dari upaya menanamkan serta memperkuat kesadaran bela negara di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa.
“PKBN merupakan ciri khas Universitas Pakuan yang telah menjadi tradisi sejak lama, sebagai bentuk upaya menanamkan dan memperkuat kesadaran bela negara pada generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai aset bangsa. Tema PKBN tahun ini adalah: Membangun Karakter Mahasiswa Universitas Pakuan Berlandaskan Nilai Pancasila dan Nilai Kearifan Lokal (Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh) serta Literasi Teknologi Menuju Indonesia Emas 2045. Tema ini sangat relevan dengan tantangan zaman yang kita hadapi,” ujar Prof. Didik.
Lebih lanjut, Prof. Didik menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa. Ia juga mengingatkan agar seluruh civitas akademika menghargai dan mengamalkan kearifan lokal Silih Asih (saling mengasihi), Silih Asah (saling mengasah atau meningkatkan kemampuan), dan Silih Asuh (saling membimbing) sebagai identitas kehidupan kampus.
“Nilai luhur ini memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan kerja sama antar mahasiswa, sehingga kita tumbuh menjadi insan cerdas secara intelektual, memiliki jiwa sosial yang kuat, serta berkarakter luhur,” tambahnya.
Dalam konteks era digital, Rektor menekankan pentingnya literasi teknologi. Dengan penguasaan literasi digital yang baik, mahasiswa diharapkan mampu mengakses pengetahuan, berinovasi, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045, ketika Indonesia diproyeksikan menjadi negara maju dan berdaulat.
Sementara itu, Ketua Panitia PKBN 2025 yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eri Sarimanah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari tujuh fakultas, dengan rincian sebagai berikut:
Fakultas Hukum: 162 peserta
Fakultas Ekonomi: 412 peserta
FKIP: 125 peserta
FISIB: 190 peserta
Fakultas Teknik: 140 peserta
FMIPA: 156 peserta
Vokasi: 53 peserta
Total: 1.238 peserta.
Prof. Eri menegaskan bahwa PKBN bukan hanya menekankan aspek fisik, tetapi juga mental dan spiritual.
“Kesadaran bela negara tidak hanya berbicara mengenai kesiapan fisik, tetapi juga mental dan spiritual. Kegiatan ini diharapkan dapat memperdalam pemahaman tentang pentingnya bela negara, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air yang lebih mendalam,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa PKBN menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta mempersiapkan mahasiswa agar menjadi generasi yang tangguh, berdaya saing, dan mampu berkontribusi nyata dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Di akhir laporan, Prof. Eri menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Unpak, Yayasan Pakuan Siliwangi (YPS), civitas akademika, dan seluruh panitia yang telah bekerja keras, serta para peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Sebagai tradisi dalam setiap penyelenggaraan PKBN, seluruh peserta akan mendapatkan pembekalan langsung dari sejumlah narasumber yang membawakan tema seputar bela negara, penguatan karakter berbasis Pancasila, kearifan lokal Silih Asih, Silih Asah, Silih Asuh, serta literasi teknologi untuk menghadapi era digital menuju Indonesia Emas 2045.
Berikut sejumlah narasumber yang hadir memberikan materi pada PKBN 2025:
-Prof. Dr. rer. pol. Ir. Didik Notosudjono, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. – Rektor Unpak
-Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T. –
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi
-Dr. K.H. Abdul Wahid Maktub –
Presiden University
-Brigjen TNI Ferry Trisnaputra, S.E., M.A., M.S.P – Kapsuskilat Bela Negara, Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan RI
-Prof. Ir. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU. –
Rektor Universitas Islam Bandung
-Letnan Jenderal TNI Mohamad Hasan –
Dankodiklatad
-Dedie A. Rachim, M.A. – Wali Kota Bogor
-Dr. Sri Wahyuni, M.P. – Dosen Sekolah Pascasarjana Unpak
-Tini Sastra – Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan
-Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M. – Direktur Kelembagaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
-Dr. Ir. H. Tresna Dermawan Kunaefi – Badan Pembina Yayasan Pakuan Siliwangi
Selain itu, pada hari terakhir kegiatan akan digelar parade Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan kelembagaan mahasiswa, yang menjadi ajang perkenalan sekaligus sarana bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat organisasi kemahasiswaan di Unpak.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat wawasan kebangsaan, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, solidaritas, serta semangat berorganisasi yang akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan kampus.(D2N)





