Beranda News Bogor Raya

PKL Pedati dan Lawang Saketeng Menolak Relokasi

PKL, Relokasi
Perwakilan PKL menemui Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto di gedung DPRD, Kamis lalu (20/2/2020).

Liputan Bogor – Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) kawasan Jalan Pedati dan Lawang Saketeng menolak rencana relokasi oleh Pemkot Bogor yang dijadwalkan pada tanggal 6 Maret 2020 mendatang.

Mereka mengadukan nasib 696 pedagang yang akan direlokasi, meminta agar pedagang ditata dan dibina dibawah binaan Dinas UMKM serta meminta penangguhan waktu relokasi hingga Hari Raya Idul Fitri 2020 (Lebaran).

Pernyatan tersebut disampaikan oleh perwakilan pedagang dan paguyuban pedagang Lawang Saketeng-Pedati saat menemui Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto di gedung DPRD, seperti dikutip Lead.co.id Kamis lalu (20/2/2020).

Baca:  Giat Millennial Road Safety Festival, Polres Bogor Silaturahmi bersama Komunitas Motor di Bogor

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bogor mengaku menerima dengan terbuka maksud dan harapan yang disampaikan oleh para perwakilan pedagang.

Menurutnya, ada tiga konsern utama yang perlu dipertimbangkan. Pertama, rencana strategis penataan PKL dan pembangunan kawasan yang akan dilakukan oleh Pemkot bisa berjalan dengan baik. Kedua, para pedagang memiliki kesempatan yang lebih leluasa untuk mempersiapkan kebutuhan mereka di hari-hari berikutnya dengan kesempatan mengoptimalkan volume penjualan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Ketiga, situasi sosial bisa berjalan kondusif.

Baca:  KAMMI UIKA Sukses Gelar NLT 1

“Insya Allah saya akan komunikasikan dengan Pak Walikota dan akan memanggil Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya terkait rencana relokasi maupun jadwal pembangunan yang akan dilakukan,” unngkap Atang.

Atang berpendapat, apabila proses lelang dan pelaksanaan pembangunan fisik dilakukan setelah lebaran, saya kira perlu ada kebijakan agar pedagang diberi kesempatan untuk mengoptimalkan peluang mengais rejekinya.

Politisi PKS itu menambahkan, “jadi, intinya kita akan coba carikan titik temu terbaik dari tiga konsern utama diatas,” jelasnya.