Beranda News Bogor Raya

Pos Ma Roham di Kota Bogor: Tarian, Musik, dan Dukungan untuk Paslon Rena-Teddy

LIPUTANBOGOR.COM – Komunitas Anak Rantau Sumatera Utara menggelar acara bertajuk Pos Ma Roham di Kota Bogor. Acara yang dihadiri sekitar 4.000 orang ini, menyatukan berbagai suku dari Sumatera, seperti Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Mandailing, Batak Toba, Batak Pakpak, dan Nias.

Acara ini juga turut dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah tokoh penting, termasuk pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Rena Da Frina dan Teddy Risandi, serta perwakilan dari DPP PDI Perjuangan, Sukur Nababan dan Adian Napitupulu. Calon Bupati Bogor juga turut hadir dalam acara yang meriah ini.

Ketua Pelaksana Pos Ma Roham, Rianto Simanjuntak, menjelaskan bahwa acara ini digelar untuk mempererat tali persaudaraan antara komunitas perantau Sumatera yang ada di Kota Bogor, serta memberikan dukungan kepada pasangan calon Rena dan Teddy dalam Pilwalkot Bogor 2024.

Baca:  Anak Muda Kota Bogor Serukan Persatuan, Kawal Pemerintahan Prabowo Menuju Indonesia Emas 2045

“Acara ini digelar untuk mempererat kebersamaan kami sekaligus memberikan dukungan kepada pasangan calon Rena dan Teddy dalam Pilwalkot Bogor 2024,” ujar Rianto pada Minggu malam (17/11).

Nama Pos Ma Roham yang diambil dari bahasa Batak berarti “Yakinlah,” mencerminkan harapan agar pasangan calon tersebut dapat meraih kemenangan dalam Pilwalkot Bogor mendatang.

Adian Napitupulu, Wasekjen DPP PDI Perjuangan, dalam sambutannya mengajak seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan untuk mendukung paslon Rena-Teddy.

“Rena-Teddy harus menang di Kota Bogor. Ingat, jika menang nanti, mereka harus ingat siapa yang memilih mereka,” tegas Adian.

Baca:  PWI Siap Gelar Kongres 2025 dengan Semangat Persatuan dan Netralitas

Sementara itu, Cawalkot nomor urut 04, Rena Da Frina, usai menghadiri acara tersebut mengungkapkan bahwa acara ini merupakan undangan dari komunitas masyarakat Sumatera Utara yang merantau di Kota Bogor. Menurutnya, tema acara ini sangat relevan dengan program yang diusung oleh pasangan Rena-Teddy, yakni keberagaman dan toleransi.

“Acara ini mengangkat tema keberagaman dan toleransi, dan siapapun yang tinggal di Kota Bogor bisa ikut bergabung dalam komunitas ini,” kata Rena. Ia juga menegaskan pentingnya meningkatkan pelayanan kesehatan, dengan harapan tidak ada lagi pasien yang ditolak berobat di rumah sakit.

Acara dibuka dengan tarian tortor yang dipersembahkan oleh Ketua DPC, Ketua Panitia, dan tim, serta suguhan khas seperti lappet dan kopi. Para calon kepala daerah juga disambut dengan tarian enam puak sebagai simbol kebersamaan.

Baca:  Jadi Jantung Bisnis Bogor Tengah, Kelurahan Babakan Pacu Penataan 1.115 PKL dan Infrastruktur

Selain itu, acara ini dimeriahkan oleh penampilan artis Batak lokal dari Kota Bogor, seperti Asima, Ramona Purba, Trio Siagian, Mandailing Trio, dan Samina Trio. Puncak acara diisi oleh musisi terkenal, Once Mekel, yang tampil memukau ribuan tamu undangan.

Di momen spesial, para calon kepala daerah mendapat kehormatan dalam prosesi *mangulosi*, sebuah ritual penghormatan dari tokoh dari enam suku yang dikenal sebagai “Raja Dongan Sahuta,” sebagai tanda doa dan harapan kesuksesan dalam Pilwalkot 2024.

Selain menyatukan komunitas perantau, acara ini juga melibatkan komunitas artis dari Jatibening, memperkaya keragaman budaya yang ada di acara tersebut. (D2N)