LIPUTANBOGOR.COM – Tim Klarifikasi Lapangan tingkat provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan langsung ke Posyandu Anggrek Multifungsi yang berlokasi di RW 5, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu (10/11/2021).
Di kunjungan lapangan ini, Tim Klarifikasi Provinsi Jawa Barat diterima Ketua Pokjanal Posyandu Kota Bogor, Syarifah Sofiah dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yane Ardian.
Ketua Pokjanal Posyandu Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, Posyandu Anggrek RW 05, Kelurahan Cilendek Timur ini berhasil lolos enam besar kategori Kota setelah sebelumnya lolos tahapan seleksi administrasi lomba posyandu Tingkat Jawa Barat.
Lolosnya Posyandu Anggrek Multifungsi ini membawa tim klasifikasi berkunjung sekaligus melakukan pendalaman penilaian.
“Pencapaian ini tentunya merupakan buah kerja sama kita semua, terutama untuk seluruh warga RW 05 Kelurahan Cilendek Timur atas swadayanya mampu menyelenggarakan pelayanan Posyandu yang berkualitas,” ujar Syarifah.
Syarifah menerangkan, sesuai visi Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga, dengan tiga misi yang dijalankan yakni mewujudkan Kota Sehat, Kota Cerdas dan Kota Sejahtera.
Tiga misi ini sangat sejalan dengan perkembangan pelayanan Posyandu Multifungsi yakni mencakup bidang pelayanan, kesehatan kemudian berkembang ke bidang pendidikan, ekonomi, lingkungan hidup dan hukum atau perlindungan anak.
“Kegiatan pengembangan Posyandu ke arah Multifungsi memiliki daya dukung yang sangat kuat dalam mewujudkan visi Kota Bogor sekaligus dari sisi Pembangunan Ketahanan Keluarga,” jelasnya.
Sekda Kota Bogor ini menuturkan, salah satu indikator keberhasilan pembangunan ketahanan keluarga yakni Indeks Ketahanan Keluarga yang meliputi lima dimensi. Sebut saja landasan legalitas dan keutuhan keluarga, ketahanan fisik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial psikologi dan ketahanan sosial budaya.
Saat ini Kota Bogor sudah memiliki 982 posyandu, 125 posyandu, di antaranya dibentuk menjadi posyandu multifungsi dengan jumlah 5.663 kader, yang mana 67 persennya merupakan kader terlatih.
“Posyandu di Kota Bogor melayani sasaran 20.902 ibu hamil, 19.329 bayi (0-11 bulan) dan 74.935 balita (12-59 bulan),” sebut Syarifah.
Di tempat yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yane Ardian mengatakan, visi Kota Bogor menjadi kota ramah keluarga menjadi hal yang patut dibanggakan.
Hal ini karena goals dari visi kota ramah keluarga ini untuk menghasilkan keluarga berkualitas, yang kemudian dari keluarga berkualitas lahir individu berkualitas.
“Ini merupakan hasil penelitian. Di masa Pandemi Covid-19 ini juga keluarga yang paham ilmu ketahanan keluarga bisa beradaptasi lebih baik. Ini tentunya tidak lepas juga dari peran posyandu multifungsi. Insya Allah Posyandu Anggrek Multifungsi siap lahir batin memberikan yang terbaik dan pembinaan, kami bukan hanya untuk lomba tapi mewujudkan kampung mandiri,” pungkasnya. (D2N)





