Beranda News Politik

Presma IPB Nilai Debat Pilpres Belum Optimal

LIPUTANBOGOR.COM – Presiden Mahasiswa (Presma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Pertanian Bogor (IPB), Dadan menilai debat Pilpres yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum berjalan optimal.

Hal tersebut ia sampaikan kepada Wartawan setelah kegiatan Kampus Bicara di Graha Siliwangi Universitas Pakuan, Kota Bogor, Kamis (21/2).

Dadan mengatakan sejauh ini debat Pilpres yang dijalankan KPU belum bisa menyuguhkan hal-hal yang sifatnya bagian dari implementasi intelektual yang seharusnya disajikan oleh para calon pemimpin-pemimpin negara kita.

“Dari argumentasi yang disampaikan tuh masih masih bersifat subjektif, masih sangat banyak menyerang satu sama lain, saling menjatuhkan dan saya kira objektivitas dalam hal debat juga tidak dijunjung dengan rapih,” tuturnya.

Baca:  Pemilu di Kota Bogor Kisahkan Duka, Satu Petugas KPPS Meninggal dan 4 Lainnya Jatuh Sakit

Ia juga mengatakan kedepan masih ada tiga debat lagi, harapan besar yang ditaruhkan masyarakat terkhusus mahasiswa berharap para Paslon bisa menghadirkan perdebatan yang sifatnya lebih substansif dan komprehensif.

“Jauhi hal-hal yang sifatnya popularitas semata dan juga hanya untuk kalangan elit dan fanatismenya saja,” tambahnya.

Dadan menilai sejauh ini debat hanya untuk kalangan elit dan fanatisme serta untuk pelepas dahaga bagi kalangan kaum elit politik saja.

“Saya kira ini belum bisa merepresentasikan bahwa debat Pilpres ini memang untuk keseluruhan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (MIA)