LIPUTANBOGOR.COM – Program Studi Manajemen Industri Jada Makanan dan Gizi Vokasi IPB menggelar workshop keamanan pangan dan legalitas produk pangan di Saung AEWO, Mulyaharja, Bogor Selatan, Jumat (8/11/2024).
Dr. Ir. Rina Martini,. M.Si selaku Wakil Dekan Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni mengatakan Sekolah vokasi sangat mendukung kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bentuk tridarma perguruan tinggi.
“Program studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi merupakan salah satu dari 17 program studi di Sekolah vokasi IPB yang mengadakan kegiatan pengabdian Masyarakat terpadu dan terpusat di Kelurahan Mulyaharja,” ujarnya.
Kegiatan hari ini, lanjutnya, merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dari prodi MIJMG yang sudah berlangsung dari Bulan Mei 2024 dengan mendatangkan narasumber dari Dinas Kesehatan dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Kota dan Kabupaten Bogor untuk memberikan materi terkait keamanan pangan dan legalitas produk.
“Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menanamkan kesadaran pentingnya legalitas dan keamanan pangan, yang berperan dalam menjaga kesehatan masyarakat,” paparnya.
Ia mengatakan keamanan pangan sangat erat hubungannya dengan kesehatan, sehingga merupakan persoalan serius yang perlu menjadi perhatian. Bahan pangan yang tidak aman dapat menyebabkan masalah kesehatan, penyakit, bahkan berujung kematian.
“Salah satu masalah kesehatan yang masih cukup tinggi di Indonesia adalah stunting pada anak,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahan pangan dan makanan yang telah terstandar dengan baik, terjamin mutu dan keamanannya dari kontaminan berbahaya termasuk dari bakteri, virus dan penyakit bawaan pangan, tentunya akan meningkatkan kesehatan masyarakat secara umum dan dalam hal ini secara khusus, dapat menurunkan angka prevalensi stunting Indonesia karena ibu hamil dan balita mendapat asupan gizi dari makanan bermutu dan aman.
Seiring dengan perkembangan industri pangan yang pesat, tantangan dalam memastikan produk pangan yang beredar di pasar memiliki kualitas dan keamanan yang terjamin semakin kompleks.
Oleh karena itu, tambahnya, pengetahuan tentang regulasi yang mengatur legalitas produk pangan serta penerapan prinsip keamanan pangan yang baik menjadi hal yang sangat krusial.
“Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat memahami dengan lebih baik mengenai standar dan prosedur yang berlaku terkait legalitas produk pangan, sertifikasi yang diperlukan,serta bagaimana memastikan produk pangan yang diproduksi dan didistribusikan memenuhi persyaratan keamanan yang sesuai dengan peraturan yang ada,” kata Rina.
Pentingnya kesadaran tentang keamanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab produsen,tetapi juga pihak-pihak terkait lainnya seperti regulator, distributor, dan konsumen.
“Dengan pelatihan ini, saya berharap kita semua dapat bekerja sama untuk menciptakan ekosistem pangan yang lebih aman, sehat, dan berkualitas,” pungkasnya. (*)
Narasumber :
1. lka Karmila, SSi Apt dari Dinas Kesehatan Kota Bogor
2. Lu’lu’atul Khodijah SKM dari BPOM Kab Bogor
Peserta yang hadir
1. Wakil Dekan Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni : Dr Ir Rina Martini, MSi
2. Ketua Program Studi PS Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi : Annisa Rizkiriani, SGz., M.Si
3. Sekretaris Program Studi PS Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi : Vieta Annisa Nurhidayati, S.Gz., M.Sc
4. Dosen Moderator : Dr R.A Hangesti Emi Widyasari, SPi, MSi
5. Dosen dan asisten Program Studi PS Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi
6. Penyuluh Pertanian Kelurahan Mulyaharja : Agus Faisal, S.Ikom
7. Ibu Kader, Kelompok Wanita Tani dan UMKM Kelurahan Mulyaharja (51 orang )





