Beranda News Bogor Raya

Puluhan Warga Ngamuk, Gegara 2 Kru Film Layar Lebar Minta di Kecilkan Suara Toa Pengajian Ibu-Ibu di Bogor

Cafture Poto dari video IG Ceklissatu, saat warga ontrog lokasi syuting layar lebar di Desa Tonjong pada Jum'at ( 25/2/22 )

LIPUTANBOGOR.COM – Puluhan warga Desa Pondok Udik ontrog lokasi syuting layar lebar yang berada di wilayahnya, usut punya usut ternyata ini di awali dengan 2 orang kru film meminta ibu-ibu yang sedang melaksanakan pengajian dengan menggunakan toa, agak dikecilkan suaranya. Dan ini yang menyulut emosi warga Kp Babakan, Desa Pondok Udik, Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

Menurut informasi, 2 orang kru film itu meminta dikecilkan suaranya, dan minta diganti speaker dalam saja. Padahal lokasi pengajian ibu-ibu itu sesungguhnya berbeda Desa, hanya karena bersebrangan dengan lokasi syuting film tersebut.

Baca:  Masyarakat Jawa Barat Manfaatkan Promo Tarif Listrik 50% dari PLN

Dan ketika usai pengajian itulah, para ibu-ibu mengadu dengan suami-suaminya.Dari sinilah dipicu kemarahan warga hingga terjadi insident yang sempat tersebar Wa Group dan media sosial saat warga mengontrog lokasi film layar lebar tersebut.

“Awal mula terjadinya amukan warga, saat itu ada pembuatan layar lebar di Desa Tonjong yang notabene bersebrangan dengan Kp Babakan Pondok Udik. Dan diwaktu yang sama, memang sudah rutin selalu ada pengajian ibu di Kp Babakan dengan menggunakan pengeras suara ( Toa ). Nah waktu itu, tiba-tiba ada 2 orang kru yang mendatangi lokasi pengajian, dan meminta dihentikan atau mengecilkan dan diganti speaket dalam,” ungkap Aiptu Hufron selaku Bhabinkamtibmas Desa Pondok Udik, Sabtu ( 26/2/2022 ).

Baca:  ​Viral di Bogor! Bakso Gunung Kidul Taichan Bu Iwan Diserbu Pembeli, Ada Promo Gratis Bagi Anak Yatim dan Ibu Hamil

Lebih lanjut, Aiptu Hufron menjelaskan bahwa kejadian ini bermula pada pukul 10.00 Wib hari Jum’at ( 25/2/2022 ), tapi beruntung para tokoh masyarakat dan warga Pondok Udik masih bisa menahan amukan dan amarah warganya.

“Untuk menjaga hal-hal yang tidak di inginkan, aparat membawa 2 kru film tersebut ke Kantor Desa Pondok Udik, dan selanjutnya dialihkan ke Kantor Polsek Tajur Halang. Disanalah dibuat musyawarah dan kesepakatan secara tertulis dengan pernyataan meminta maaf kepada warga dihadapan para tokoh masyarakat, dan hal ini pun dianggap selesai,” tandasnya.( D2N )

Baca:  Viral di Medsos, Akhirnya Pelajar yang Acungkan Sajam Dibekuk Jajaran Sat Reskrim Polresta Bogor Kota

Sumber : ceklissatu