LIPUTANBOGOR.COM – Kebakaran yang melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Mustaqim di Jasinga, Bogor, telah menimbulkan kepedihan mendalam khususnya bagi santri disana. Ponpes tersebut berada di Kp. Sipak RT 03 RW 06 Desa Sipak Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor, dipimpin oleh Ustadz A. Mumuh.
Kejadian naas tersebut mengakibatkan sejumlah kerusakan, yakni di bangunan asrama santri putra dengan kapasitas 11 santri.

Dalam pernyataannya, Ketua YBM PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor, Budi Effendi, menyatakan, “Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa Pondok Pesantren Hidayatul Mustaqim. YBM PLN segera merespons dengan memberikan bantuan yang diperlukan untuk membantu proses pemulihan pasca-kebakaran.
Bantuan yang diberikan berupa 3 (tiga) paket sembako, 11 (sebelas) Alquran, 1 (satu) lusin pulpen serta 30 (tiga puluh) kitab-kitab. Rencana kedepannya adalah pembangunan kembali asrama putra 16 (enam belas) kamar dengan dua lantai semi permanen terdiri dari tembok dan bilik.
Pondok Pesantren Hidayatul Mustaqim menyambut hangat bantuan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh YBM PLN.
“Bantuan dari YBM PLN sangat berarti bagi kami. Ini akan membantu mempercepat proses pemulihan kami dan membantu kami kembali ke jalur yang benar,” ujar Ustadz Mumuh.
Manager PLN UP3 Bogor, Irwanto Wahyu Kusumo, menekankan bahwa PLN pastikan akan dalam membantu pemulihan dari sisi kelistrikan yang terdampak kebakaran apabila bangunan baru nantinya selesai dibangun.
“Harapan kami musibah ini tidak akan menurunkan semangat santri dalam belajar. PLN bersama YBM PLN tentu akan berupaya hadir untuk masyarakat dari sisi kemanusiaan maupun kelistrikan,” tukasnya.
Susiana Mutia, General Manager PLN UID Jawa Barat menyampaikan keprihatinan nya atas musibah yang terjadi. Ia berharap bantuan yg diberikan dapat memberikan manfaat kepada penerima.(*)





